Komisioner Komnas HAM Sesalkan Mantan KSAU Pimpin Freeport

Share:

diposkan-natalius-pigai

Diposkan.com – Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai angkat bicara terkait pengankatan mantan Kepala Staf Angkatan Udara Chappy Hakim sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI). Menurutnya sosok yang lebih cocok menjabat posisi tersebut adalah orang yang berlatar belakang bisnis.

“Kenapa berlatar belakang tentara? Kenapa bukan sipil atau profesional?” kata Pigai yang dilansir dari cnnindonesia.com Minggu (20/11).

Pigai mengatakan Chappy ditunjuk setelah Freeport Indonesia berkonsultasi dengan pemerintah. Sehingga ia mengatakan hal tersebut membuktikan bahwa pemerintah masih mengedepankan pendekatan pendekatan militer dalam menangani persoalan di Papua.

Pigai mengatakan saat ini militer telah sudah mengurus berbagai sektor di Papua seperti keamanan, pertahanan, pembangunan infrastruktur di Papua, dan sekarang mengurus sektor bisnis di Papua.
Pigai mengkhawatirkan keterlibatan militer bakal mempengaruhi penegakan HAM di Papua. Apalagi, kata dia pemerintah belum menindaklanjuti laporan soal pelanggaran HAM di Papua yang terjadi di wilayah Freeport Indonesia.

“Sebab ada fakta-fakta yang bisa diduga bahwa operasi-operasi yang melanggar HAM yang terjadi di wilayah PTFI yang melibatkan aparat bisa diduga didukung oleh PTFI,” ujarnya.

Pigai juga mengkritik Presiden Joko Widodo yang mengabaikan kesempatan bagi putra dan putri asli Papua untuk menduduki jabatan Presdir Freeport Indonesia. Padahal sebelumnya Jokowi telah meminta tiga nama orang Papua melalui Pak Luhut Binsar Pandjaitan untuk dipilih sebagai Presdir PTFI.

Baca Juga:   Revisi Izin Pembangunan Rumah, Percepat Program Sejuta Rumah

Mantan KSAU Chappy Hakim ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, proses enunjukan masih menunggu persetujuan para pemegang saham, di antaranya pemerintah Indonesia yang memiliki saham 9,36 persen.

“Penunjukan tersebut telah dilakukan setelah berkonsultasi dengan Pemerintah Indonesia dan sedang dalam proses untuk memperoleh persetujuan resmi dari pemegang saham,” kata juru bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama.

Menurut Riza, hingga kini belum ditentukan jadwal rapat umum pemegang saham (RUPS) terkait pengangktan Chappy. Chappy diangkat menjadi presdir PT Freeport Indonesia dikarenakan  ia telah menjadi penasihat senior Freeport Indonesia.

Selain berkarir di TNI Angkatan Udara, Chappy pernah menjabat sebagai Ketua Tim Nasional Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi. Di samping itu sebagai anggota staf ahli di Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan penasehat di Asosiasi Perindustrian.

Posisi Presiden Direktur Freeport kosong sejak ditinggalkan Maroef Sjamsoeddin pada 18 Januari 2016 kemarin. Maroef yang mundur setelah skandal rekaman yang bocor terkait permintaan saham, posisinya digantikan sementara oleh Robert Schroeder yang menjabat Director and Executive Vice President Freeport Indonesia.

Komisioner Komnas HAM Sesalkan Mantan KSAU Pimpin Freeport | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya