KPU Akan Gandeng BNN Dan KPK Untuk Seleksi Kepala Daerah

Share:

images (3)

Diposkan.com – Semenjak Bupati Ogan Ilir  ditangkap pihak Badan Narkotika Nasional terkait dengan penyalahgunaan narkoba, banyak masyarakat Indonesia mempertanyakan mengenai tes kesehatan dan seleksi yang dilakukan pihak terkait mengenai calon – calon yang ada. Maka dari itu terdapat wacana untuk menggandeng Badan Narkotika Nasional. Selain menggandeng BNN rencananya KPU juga akan bekerja sama dengan Komisi Pemeberantasan Korupsi.

Sehingga dengan adanya sinergitas antar lembaga Negara tersebut. bisa menghasilkan calon pemimpin daerah yang bersih dari kedua kasus besar tersebut. Hal tersebut senada yang dikatakan oleh  Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas yang menyatakan adanya kordinasi mengenai kasus – kasus tersebut bisa didiskusikan bersama dengan kedua lembaga tersebut.

“Kami akan bahas untuk kasus-kasus terpidana, koruptor, dan juga masalah-masalah lain yang berkaitan dengan korupsi akan kami diskusikan dengan KPK. Sedangkan masalah-masalah yang berkaitan dengan narkotika kita diskusikan dengan BNN,” Ujar Sigit Pamungkas.

Baca Juga:   Kecelakaan Super Tucano Di Blimbing Malang

Pihak KPU juga akan terbuka mengenai calon yang bermasalah mengenai narkoba, karena hal tersebut untuk kebaikan bersama. Nantinya pihak KPU dan BNN akan membahas hal tersebut lebih lanjut mengenai masalah teknis.

“Nanti kami juga konfirmasi ke BNN sejauh mana kalau pilkada serentak tes kesahatan mereka mampu melakukannya dan apakah BNN memiliki jangkauan itu, seperti sumber daya dan peralatan yang sama apa tidak,” Tambahnya.

Sigit mengakui bahwa dua kasus ini merupakan kasus yang besar di Indonesia, sehingga membutuhkan perhatian khusus, agar Indonesia mendapatkan pemimpin yang berkualitas.

“Sanksi administratif yang lebih ditekankan dan proaktif. Kalau sudah ada pernyataan resmi dari lembaga yang berwenang terkait narkoba dan korupsi maka KPU bisa mengambil posisi. Itu yang sedang kita diskusikan,” Tandasnya.

KPU Akan Gandeng BNN Dan KPK Untuk Seleksi Kepala Daerah | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya