OJK Dorong Perbankan Buka Bank Digital

Share:

DIPOSKAN-OJK

Diposkan.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong bank membuka kantor cabang digital. Sebagai langkah dalam memenuhi perubahan perilaku nasabah yang lebih getol memanfaatkan teknologi digital untuk bertransaksi perbankan.

OJK pun sudah menerbitkan aturan dan panduan mengenai digital branch (kantor cabang digital) berupa surat No S-98/PB.1/2016 pada 21 Desember 2016 lalu. Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan I OJK Mulya E Siregar, kantor cabang digital merupakan kantor atau unit bank yang khusus menyediakan dan melayani transaksi dengan digital banking.

OJK mengatur bank yang boleh membuka kantor cabang digital, minimal dari kelompok BUKU II, yang bermodal inti sekitar Rp 1 triliun sampai Rp 5 triliun. Hal ini dilakukan agar menjadi motivasi bagi bank BUKU I yang memiliki modal inti di bawah Rp 1 triliun.

Efek lanjutannya adalah bakal mendorong merger atau konsolidasi bank kecil. Ia menambahkan, bank yang tidak mempunyai fitur digital banking, lama kelamaan akan ditinggalkan masyarakat. Sebab lambat laun, pemanfaatan digital banking bakal semakin masif.

Baca Juga:   OJK Ralat Informasi Perbankan Singapura Laporkan WNI

Menurut Mulya, kantor cabang digital dibagi menjadi tiga yaitu kantor cabang pembantu digital, kantor kas digital dan gerai digital. Kantor cabang digital maupun kantor kas digital setara dengan kantor cabang pembantu dan kantor kas perbankan konvensional.

Jika kantor digital yang menyatu dengan kantor konvensional, OJK menyebutnya gerai digital. Gerai digital ini bisa ada di kantor fungsional, kantor kas, kantor cabang pembantu, kantor cabang dan kantor pusat. Asmawi Syam, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengatakan, tren pembukaan cabang konvensional oleh perbankan akan menurun.

Menurutnya dengan adanya tren digital yang ada saat ini maka kantor perbankan yang membangun gedung mewah, suatu saat akan sepi. Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi pihaknya sudah meluncurkan satelit pada tahun lalu.

OJK mencatat pada tahun 2016, pengguna electronic banking meningkat hingga tiga kali lipat menjadi 50,4 juta pengguna. Sedangkan, total jumlah transaksi electronic banking saat ini tak kurang dari 400 juta transaksi.

OJK Dorong Perbankan Buka Bank Digital | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya