Kabareskrim Ingatkan Money Politic Saat Ini Bisa Dipidana

Share:

kabareskrim-ingatkan-money-politic-saat-ini-bisa-dipidana

Diposkan.com – Money politic memang merupakan salah satu dari usaha negative yang banyak dilakukan oleh kepala daerah untuk memenangkan pemilihan pada suatu daerah. Hal – hal tersebut memang sangat mencederai mengenai sportifitas pemilihan umum yang seharusnya.

Ternyata melihat potensi tersebut, Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengungkapkan dan mengingatkan kepada calon kepala daerah agar tidak menggunakan politik uang. Karena memang saat ini sudah ada Undang – Undang yang mengatur mengenai money politic ini dan Ari Dono mengatakan bahwa hal ini bisa dipidanakan.

“Dalam undang-undang yang sekarang, money politic bisa dipidana. Di UU Pemilu, itu bisa dipidana,”  Ujar Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto yang dilansir kompas.com.

Baca Juga:   Fahri Hamzah Mendapat Dukungan dari Ketua MPR RI

Menurutnya  Pasal 73 ayat (3) saat ini membutuhkan pembuktian apakah money politik tersebut memang mempengaruhi pemilih untuk tidak memilih salah satu calon tersebut. Dan Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto menambahkan bahwa pelaku juga dikenakan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar

“Tindak pidana materil baru dianggap selesai apabila akibat yang dikehendaki benar-benar terjadi. Maksudnya, mempengaruhi seseorang untuk tidak memilih atau memilih seseorang,” Tutupnya.

 

Kabareskrim Ingatkan Money Politic Saat Ini Bisa Dipidana | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya