Joko Widodo Membahas Kelanjutan Proyek Hambalang

Share:

156913_proyek-hambalang-di-sentul-bogor_663_382

Diposkan.com – Setelah beberapa tahun mangkraknya proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor. Kini terdapat kabar yang menggembirakan dari pemerintah pusat. Karena proyek yang ditujukan untuk mencetak atlet ini, akan terus dipantau oleh pemerintah pusat.

Hal tersebut didasari oleh keprihatanan presiden Joko Widodo mengenai proyek yang sudah menelan anggaran sebesar Rp 2,7 triliun tetapi tidak dimanfaatkan dan dikelola secara baik. Meskipun keadaan disana tidak memungkinkan Joko Widodo akan tetap berusaha dalam satu tujuan yaitu menyelamatkan aset Negara.

“Tetapi sekali lagi, yang paling penting adalah penyelamatan aset negara. Kuncinya di situ, arahnya ke sana,” Ujar joko WIdodo.

Presiden Joko Widodo sudah mendapatkan laporan secara langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga mengenai kondisi riil yang ada di proyek tersebut, Menteri pemuda dan Olahraga mengatakan bahwa dirinya sudah melihat kondisi tersebut karena proyek ini sudah menghabiskan trilunan, sehingga memerlukan keputusan apakah proyek ini tetap dilanjutkan atau tidak.

Baca Juga:   Tanggapan BMKG Soal Isu Badai Siklon Tropis di Samudera Hindia

“Saya melihat dan mengecek langsung untuk melihat kondisi riilnya seperti apa. Karena apa pun, ini sudah menghabiskan anggaran triliunan rupiah yang perlu keputusan, apakah dilanjutkan atau tidak,” Ujar Imam Nahrawi.

Proyek tersebut dimulai pada Oktober 2009, saat itu proyek ini ditujukan untuk  Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional dengan menelan dana sebesar Rp 2,7 triliun. Setelah itu pada tahun 2010 terbit Izin Mendirikan Bangunan, dan pada tahun itu juga proyek tersebut dimulai. Tidak lama kemudian KPK mengendus dugaan korupsi dalam proyek tersebut, sampai akhirnya Menteri Pemuda dan Olahraga pada saat itu dijebloskan di jeruji besi akibat kasus tersebut.

Joko Widodo Membahas Kelanjutan Proyek Hambalang | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya