PDI-P, Gerindra Dan Golkar Sepakat Tidak Dukung Independen

Share:

1156005-logo-partai-golkar-780x390

Diposkan.com – Semakin ramainya pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017, yang diikuti oleh banyak calon dari berbagai profesi dan berbagai asal – usulnya, semakin membuat semarak pemilihan 5 tahunan sekali ini. Dari sekian banyak nama yang bermunculan menjadi kandidat calon Gubernur, nama Basuki Tjahaja Purnama, seprtinya banyak menarik perhatian.

Selain sebagai calon incumbent, Ahok juga maju dalam pemilihan ini tanpa menggunakan kendaraan partai atau yang biasa disebut dengan Independent. Namun selain Ahok maju sendiri tanpa menggunakan kendaraan politik, namun tidak berarti Ahok tanpa didukung oleh Partai Politi, tercatat 3 Parpol antara lain Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa sudah siap dukung Ahok.

Namun hal yang berbanding terbalik dinyatakan oleh tiga partai besar, antara lain Partai Golkar, PDI-P dan Gerindra tidak akan mendukung calon yang berasal dari Independen. Menurut Ketua Fraksi Partai, Zulkarnaen, Golkar dirinya sudah membicarakan dengan Boy Sadikin untuk membicarakan masalah Pilkada Jakarta. Tiga partai besar tersebut akan membentuk koalisi besar untuk maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta

Baca Juga:   Ihsan Tarore Sedang Berusaha Menabung Untuk Menikahi Denada

“Pada Selasa (15/3), kami bertemu dengan Boy. Kami membicarakan Pilkada DKI 2017. Setelah dibahas, kita sepakat mengusung calon bukan independen,” Ujar Zulkarnaen.

Menurut Zulkarnaen alasanya dan partai lain tidak mendukung calon yang berasal Indpenden karena hal tersebut berseberangan dengan pilar demokrasi.

“Jadi kalau mengusung calon independen, ya jelas berseberangan dengan pilar demokrasi,”  Tambahnya.

PDI-P, Gerindra Dan Golkar Sepakat Tidak Dukung Independen | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya