Bakrie Sumatera Yakin Harga Saham Tak Lagi Rp 50

Share:

diposkan-bakrie

Diposkan.com – Manajemen PT Bakrie Sumatra Plantation Tbk (UNSP) optimistis harga saham perusahaan tak akan kembali ke level Rp50 per saham dengan reverse stock plit yang akan dilakukannya dalam waktu dekat dengan skala 10:1.

Direktur Utama UNSP, M. Iqbal Zainuddin berharap, jika reverse stock split akan berpengaruh positif terhadap permodalan perusahaan. Terutama dalam meningkatkan transaksi saham perusahaan sehingga harganya tidak lagi terkapar di level terbawah.

“Kami punya keyakinan tidak akan lagi ada harga Rp50 per saham dengan adanya perbaikan, target kami bisa perbaiki permodalan,” ungkap M. Iqbal, Selasa (18/10) yang dilansir dari cnnindonesia.com.

Iqbal mengatakan, dalam usaha memperbaiki fundamental perusahaan strategi lain yang dilakukan yakni peningkatan produktivitas kebun dan pabrik agar timbul dampak positif dalam jangka menengah dan panjang. Selain itu, dalam meningkatkan produktivitas kebun dan pabrik, kami akan lanjutkan dengan langkah konkrit peningkatan produktivitas kebun dan pabrik, kami optimis perusahaan ini kembali bangkit menemukan momentuk yang terbaik.

Sementara itu pengamat pasar modal Samuel Sekuritas Muhamad Al Fatih melihat bertahannya harga saham Bakrie Sumatera nantinya akan tergantung dengan kinerja perusahaan setelah reverse stock split dilakukan. Jika kinerja perusahaan membaik, otomatis pelaku pasar akan percaya dengan perusahaan tersebut sehingga harga saham terus meningkat.

Baca Juga:   Saham Facebook Cetak Rekor, Wall Street Positif

Selain itu, adanya lonjakan harga komoditas minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dapat dimanfaatkan perusahaan dalam melakukan reverse stock split. Sehingga, ada kemungkinan kinerja Bakrie Sumatera membaik. Selain itu, rupiah yang semakin membaik juga menambah sentimen positif terhadap perusahaan.

Meskipun masih ada sentimen negatif bagi Bakrie Sumatera masih imbas reverse stock split yang dilakukan perusahaan induknya yaitu PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) pada 2008 lalu yang tak sepenuhnya berdampak baik pada BNBR.

Saat itu, BNBR melakukan reverse stock split dengan skala 2:1 menjadi 13,485 miliar saham dengan harga Rp680 per saham. Aksi korporasi tersebut sempat menaikkan harga saham BNBR, tetapi tidak sampai satu tahun harga saham kembali Rp50.

“Tapi ada sentimen negatif itu muncul seolah-olah bernasib sama nggak nih sama induknya. Jadi yang perlu dicermati antara sentimen dan fundamentalnya. Semua tetap masih akan bergantung pada kinerja nantinya,” pungkasnya.

Bakrie Sumatera Yakin Harga Saham Tak Lagi Rp 50 | Fisika Fikri | 4.5 | Tag: bakrie & brothers, harga saham 50, harga saham unsp

Kirim Komentar

Berita Lainnya