Agung Laksono Dimasukkan Dalam Kepengurusan Kubu Aburizal Bakrie

Share:

180036620150503-143525780x390

Diposkan.com – Jelang Musyawarah Nasional Luar Biasa atau Munaslub yang dilakukan oleh partai Golkar yang bertujuan untuk merekonsiliasi partai berlambang pohon beringin ini mempunyai banyak kejutan jelang munaslub. Pasalnya pada munaslub yang diadakan kali ini terdapat nama Agung Laksono yang diketahui bersama dirinya sudah dipecat dari Munas Bali.

Menurut politisi senior partai Golkar, Yorrys Raweyay mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hasil dari komunikasi dua kubu yang pernah bertikai.Setelah itu, minggu ini akan diadakan pleno untuk menetapkan tanggal dan pengisian pos – pos SC dan OC.

“Diakomodir kedua kubu untuk diajukan kepada Kemkumham. Mudah-mudahan satu-dua hari ini keluar sebagai dasar penyelenggaraan munaslub. Setelah itu, akhir minggu ini akan pleno untuk penetapan tanggal, pengisian SC (steering committee) dan OC (organizing committee) Munaslub, kemudian mereka mulai bekerja,”  Ujarnya.

Baca Juga:   Djarot Saiful Hidayat Sebut, Ahok Sering Dapat Salam Dari Penjaga Makam

Yorrys Raweyay mengatakan bahwa keputusan Menkum HAM yang mengesahkan kepengurusan Bali, maka yang akan didaftarkan kepengurusannya adalah kepengurusan kubu Munas Bali namun ada tambahan didalamnya.

“Jadi kepengurusan Bali sudah diakui. Maka kepengurusan yang didaftarkan adalah yang berpegang hasil Munas Bali, tapi ditambah,” Tambahnya.

Selain nama Agung Laksono yang masuk dalam kepengurusan Munas Bali juga terdapat nama – nama seperti Ibnu Munzir, Zainuddin Amali, dan Agun Gunandjar Sudarsa.

“Ditambahnya itu dari kubu Ancol atau Agung secara selektif. Dan itu hanya berlaku enam bulan untuk menyelenggarakan Munas.‎” Tandasnya.

 

Agung Laksono Dimasukkan Dalam Kepengurusan Kubu Aburizal Bakrie | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya