Jelang Pemilu, Eropa Tingkatkan Keamanan Cyber

Share:

Pertahanan cyber - diposkan

Diposkan.com-Beberapa negara Eropa, seperti jerman dan Prancis perkuat pertahan cyber demi terselenggaranya pemilu 2017 tahun ini.

Pertahanan cyber ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan serangan dari cyber Rusia, termasuk salah satunya adalah tersebarnya berita bohong seperti pada saat pemilihan Presiden Amerika Serikat tidak terjadi lagi di negara-negara Eropa ini.

Jerman dan prancis mengambil langkah ini setelah adanya informasi yang disampaikan oleh intelejen AS mengenai presiden Rusia Vladimir Putin yang memerintah agar memenangkan Donald Trump di Pilpres AS, yang pada sata itu Donald Trump mengalahkan Presiden AS sebelumnya Barack Obama.

Perkuatan pertahanan cyber ini dimulai dengan adanya kerjasama negara-negara Eropa dengan NATO untuk mengidentifikasi secara detail mengenai adanya berita-berita yang tidak benar.

Tidak hanya itu, perkuatan pertahanan cyber ini juga dilakuakn melalui pemantauan penggunaan media social dari komunitas berbahasa Rusia, partai-partai politik, dan sejenisnya.

Baca Juga:   Sekarang Kita Bisa Beli Pulsa di Go-Jek Lho!

Walau ada bantahan dari pihak Rusia bahwa pihaknya tidak mungkin ikut campur mengenai pemilu negara-negara Eropa, yang menurut pandangan pengamat juga tidak ada keuntungan spesial bila Rusia ikut campur dalam pemilu negara-negara Eropa tersebut.

Namun, kanselir Jerman Angela Merkel tetap mengantisipasi keikutsertaan Rusia dalam pemilu tahun 2017 ini. hal itu selaras dengan yang diungkapkan oleh menteri pertahanan Prancis Jean-Yves le Drian.

“Kami tak bisa mengecualikan operasi yang bersifat sama seperti yang terjadi di Amerika Serikat, terjadi di Prancis,” ujar le Drian dalam sebuah wawancara, demikian dikutip detikINET dari Venture Beat, Senin (15/1/2017).

Jelang Pemilu, Eropa Tingkatkan Keamanan Cyber | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya