OJK Ingin Pasar Modal Jadi Pintu Masuk Dana Repatriasi

Share:

diposkan-dana-repatriasi-reuters

Diposkan.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perusahaan sekuritas (broker) dan Manajer Investasi (MI) yang menjadi gateway di program amnesti pajak agar lebih meningkatkan kinerjanya dalam merangkul wajib pajak (WP). Hal ini dikarenakan dana repatriasi amnesti pajak lebih banyak masuk ke perbankan.

“Sekuritas dan MI harus kerja keras dalam meningkatkan perannya sebagai gateway repatriasi,” ucap Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis (17/11) yang dilansir dari metrotvnews.com.

Muliaman mengatakan, dana repatriasi yang masuk ke pasar modal tidak lebih dari satu persen, dari keseluruhan total dana repatriasi. Padahal jumlah wajib pajak yang telah mengikuti program amnesti pajak sudah melakukan repatriasi sebesar Rp143 triliun. Tapi, dana yang benar-benar masuk ke sistem keuangan nasional hanya mencapai Rp41 triliun.

Baca Juga:   Jokowi: Indonesia Siap Lepas Landas Dalam Waktu15 Tahun

Sehingga Muliaman berharap agar pihak sekuritas dan MI dapat memberikan edukasi dan sosialisasi atas rendahnya dana repatriasi yang masuk ke pasar modal. Terlebih Muliaman melihat jika dana repatriasi di bank yang masuk ke pasar modal, sebenarnya sudah terjadi.

OJK sendiri sudah mendorong ketersediaan instrumen investasi, bahkan merelaksasi sejumlah regulasi yang mendukung program amnesti pajak, seperti pajak KIK-DIRE yang sudah diturunkan menjadi 0,5 persen dan pemberian insentif pada RDPT (Reksa Dana Penyertaan Terbatas).

“Dengan begitu keragaman produk investasi di pasar modal diyakini akan menjadi instrumen yang menarik bagi wajib pajak. Dana yang diinvestasikan itu diharapkan bisa lari ke sektor riil yang pada akhirnya berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkas Muliaman.

OJK Ingin Pasar Modal Jadi Pintu Masuk Dana Repatriasi | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya