Keluarga Korban Akan Menuntut RS Mintohardjo Akibat Ledakan Ruangan  Oksigen Hiperbarik

Share:

3-korban-tewas-di-rsal-mintohardjo-sedang-jalani-terapi-ini-Dmd

Diposkan.com – Setelah kemarin publik dikejutkan oleh peristiwa kebakaran yang ada di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, empat orang dilaporkan meninggal dunia akibat meledaknya ruangan terapi Oksigen Hiperbarik.

Diantara empat orang yang meninggal dunia akibat kejadian itu, terdapat nama Edi Suwardi Suryaningrat dan putranya dr Dimas Qadar, dr Dimas adalah menantu dari Irjen Pol (Purn) R Abubakar Nataprawira yang juga menjadi korban pada kebakaran tersebut.

Namun setelah kejadian tersebut, masih menyisahkan luka terdalam bagi keluarga korban. Salah satu korban meninggal akibat kejadian tersebut menuturkan akan melakukan tuntutan kepada pihak Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo,  Menurut keluarga korban, terdapat unsur kelalaian pihak rumah sakit dalam kejadian tersebut.

“Keluarga akan menuntut rumah sakit karena kami anggap ada unsur kelalaian dari rumah sakit,”  Menurut Emi, kakak ipar dari dr. Dimas.

Baca Juga:   Modus Penipuan Mengatasnamakan Mensesneg Dibongkar Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Menurut Emi, tidak ada penanganan yang cepat dari pihak Rumah Sakit, suster yang melihat percikan api di dalam ruangan tersebut malah berlarian menjauh dari pecikan api.

“Tidak ada penanganan yang cepat dari suster yang melihat ada percikan api di ruangan udara bertekanan tinggi. Malah suster-suster berlarian menjauh setelah melihat ada percikan api,”  Tambahnya

Menurutnya, luka bakar yang dialami oleh para korban sudah masuk Grade IV, yang artinya sudah tidak terlihat lagi bentuk tubuh dari korban tersebut.

“Luka bakarnya Grade IV, bentuk tubuhnya tidak keliatan. Ruangan terapi tidak bisa dibuka saat terbakar. Padahal ruangan terapi Oksigen Hiperbarik yang dimiliki rumah sakit merupakan alat yang paling bagus,” Tambah Emi.

Keluarga Korban Akan Menuntut RS Mintohardjo Akibat Ledakan Ruangan  Oksigen Hiperbarik | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya