KKP Beri Alasan Izinkan Impor Ikan

Share:

diposkan-impor-ikan

Diposkan.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sempat disorot lantaran memberikan izin impor ikan. Namun, KKP mengungkapkan bahwa izin impor ikan diberikan bukan tanpa alasan. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Nilanto Perbowo, impor sektor perikanan sangat berbeda dengan impor di sektor pertanian.

“Kalau pertanian, impor karena pasokan di dalam negeri tidak cukup untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat di Indonesia. Kalau impor ikan, bukan sama sekali. Nauzubillah min zalik jangan sampai Indonesia kekurangan ikan untuk rakyatnya sendiri,” lanjut Nilanto di Jakarta, Rabu (16/11) seperti yang dilansir dari Kompas.com.

Nilanto menambahkan, jika pemberian izin impor ikan ditunjukkan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri, misalnya industri pengalengan dan pengolahan ikan. Hasil produksi industri perikanan itu nantinya akan kembali diekspor. Selain itu, tutur Nilanto, ikan impor juga digunakan untuk pemindangan.

Baca Juga:   Paket Kebijakan Ekonomi Belum Berhasil Dongkrak Industri, E-Commerce Makin Melesat

“Siapa pemindang? Setiap perusahaan harus memiliki daftar siapa pemindang pembelinya, anggotanya, perajin pindang, menarik sekali fenomena ini,” kata dia.

Berdasarkan data Januari-Oktober 2016, KKP mengungkapkan bahwa ada 402.707 ton permohonan izin impor ikan. Dari permohonan itu, izin yang diterbitkan adalah 254.613 ton ikan. Sementara itu, realisasinya baru mencapai 55.620 ton.

Berdasarkan realisasi, ikan yang diimpor antara lain ikan makarel, tuna/cakalang/tongkol (TCT), sarden, kepiting, dan salmon.

KKP Beri Alasan Izinkan Impor Ikan | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya