Rencana Indonesia Bergabung Di Trans Pasific Partnership

Share:

Trans-Pacific-Partnership-1

Diposkan.com – Presiden Joko Widodo sepertinya akan mengambil keputusan yang mengundang kontroversional, yaitu Indonesia akan bergabung ke TPP ( Trans Pasific Partnership ). Anggota yang sudah bergabung di dalam anggota TPP antara lain Brunei, Cile, Selandia Baru, Singapura, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jepang, Malaysia, Meksiko, Peru, dan Vietnam. TPP sendiri menurut banyak pihak adalah skema yang tidak menguntungkan untuk Indonesia.

Salah satunya yang menentang Indonesia yang bergabung ke dalam anggota TPP adalah Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin, Galuzin bahwa TPP sendiri tidak transparan dalam kerja samanya.

“Mereka tidak terbuka. Tidak ada yang mengetahui isi perjanjian kerja sama ini (TPP), karena selain jenis kesepakatan multilateral, kesepakatan ini juga mencakup beberapa perjanjian dagang antara 12 negara anggota yang ketentuannya tidak bisa diketahui negara lain,” ujar Galuzin.

Pada kesempatan lain Indonesia for Global Justice (IGJ) menyatakan beberapa kerugian yang akan dihadapi Indonesia jika benar-benar bergabung menjadi anggota TPP antara lain :

  1. Ketentuan larangan kandungan lokal dalam TPP akan menghambat hilirisasi industri dalam rencana peningkatan daya saing Indonesia
  2. Standar TRIPs-Plus dalam TPP akan melemahkan peran industri farmasi nasional dan semakin menjauhi akses masyarakat terhadap obat-obatan yang murah
  3. Ketentuan Bab BUMN dalam TPP akan menggagalkan Road Map BUMN yang digagas oleh pemerintah Indonesia
  4. Ketentuan Regulatory Coherence dalam TPP akan melanggengkan kesenjangan ekonomi dan bertentangan dengan pencapauan 17 agenda Pembangunan yang Berkelanjutan (Sustainable Development Goals (SDGs)
  5. Pembukaan akses pasar barang dalam TPP akan mematikan sektor usaha mikro Indonesia.
  6. Ketentuan perlindungan varietas tanaman dan paten di dalam TPP akan menghilangkan kedaulatan petani Indonesia terhadap benih
  7. Ketentuan perlindungan investasi di dalam TPP akan mendorong negara di bawah kontrol korporasi multinasional.
Baca Juga:   EXO Akan Hadir di Indonesia Pada 27 Februari 2016

 

 

 

Rencana Indonesia Bergabung Di Trans Pasific Partnership | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya