Makna Idul Adha Untuk Tukul Arwarna

Share:

makna-idul-adha-untuk-tukul-arwarna

Diposkan.com – Idul Adha memang menjadi moment paling penting untuk umat muslim di seluruh dunia. Pasalnya pada hari tersebut selain puncak dari acara haji di Makkah, selain itu terdapat moment dimana umat muslim diwajbkan untuk berkorban jika mampu.

Namun hal tersebut sepertinya menjadi luar biasa untuk Tukul Arwarna, comedian yang memang menyempatkan setiap tahunnya untuk berkorban tersebut mengaku bahwa dirinya sering tidak melihat proses pemotongan hewan kurban tersebut. Karena dirinya mengaku bahwa tidak tega melihatnya.

“Saya enggak tega, lihat dari jauh saja. Sembelihnya di RT, kadang di masjid juga. Saya serahkan ke pak RT, atau tokoh masyarakat yang mengerti situasi kampung saya,”  UJar Tukul Arwarna yang dikutip bintang.com.

Baca Juga:   Menyanyi Di Pesta Pernikahan, Rizky Febian Dibuat Melongo

Untuk berkorban setiap tahunnya, tukul biasa diingatkan oleh anak – anaknya agar tiap tahun bisa berkorban.

“Kadang satu, lihat situasi dan kondisi. Tapi selalu kurban pokoknya. Dia (anak) malah yang mengingatkan saya. Ayah, biasanya kan kita kurban sapi. Terus saya, Oh iya iya iya, Nanti kita beli,” Lanjutnya.

Menurut pelawak yang beberapa waktu lalu ditinggal oleh mendiang sang istri tersebut memaknai hari raya Idul Adha adalah mengorbankan sfat – sifat kebinatangan yang ada pada dirinya agar tidak ada lagi.

“Alhamdulillah setiap tahun keluarga saya selalu kurban, kadang sapi kadang kambing. Alhamdulillah kemarin sudah bisa beli, dan mengorbankan sifat-sifat kebinatangan kita supaya tidak ada lagi,” Sambungnya.

Makna Idul Adha Untuk Tukul Arwarna | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya