Indonesia Kehilangan Salah Satu Pakar Bahasa Indonesia

Share:

200169_620 (1)

Diposkan.com – Pada Minggu (13/3/16) Indonesia harus kehilangan salah satu putra terbaiknya. Dia adalah Jusuf Sjarif Badudu  yang Ddikenal orang sebagai Guru Besar Bahasa Indonesia. Pria kelahiran Gorontalo tanggal 19 Maret 1926 ini meninggal karena serangan stroke di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Almarhum diketahui sudah dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung selama dua hari.

Menurut salah satu cucu dari Badudu, Ananda jenazah almarhum kakeknya akan diserahkan ke Universitas Padjajaran dan setelah itu akan langsung dimakamkan secara militer.

“Ada penyerahan dari keluarga ke Unpad (Universitas Padjadjaran) sebelum diserahkan ke negara untuk kemudian dilakukan proses pemakaman secara militer,”  Ujar Ananda saat dihubungi awak media melalui telepon.

Baca Juga:   Kasus Wawan Diduga Melibatkan 300 Perusahaan Untuk Mengerjakan Proyek Di Banten

J.S. Badudu meninggalkan  Sembilan orang anak, dua puluh tiga cucu dan tiga cicit. Selain itu Badudu juga meninggalkan sejumlah karyanya antara lain amus Umum Bahasa Indonesia (1994), revisi kamus Sutan Muhammad Zain; Kamus Kata-kata Serapan Asing (2003); Pelik-pelik Bahasa Indonesia (1971); Inilah Bahasa Indonesia yang Benar (1993); Kamus Peribahasa (2008); Membina Bahasa Indonesia Baku (1980) dan lainnya.

Almarhum juga dikenal sebagai salah satu tokoh pendidikan di Indonesia, menurut catatan beliau pernah menjadi Guru SD, Guru SMP sampai pada akhirnya pada tahun 1985, dirinya adalah orang pertama yang mendapatkan gelar Guru Besar dari Fakultas Sastra Unpad. .

Indonesia Kehilangan Salah Satu Pakar Bahasa Indonesia | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya