Penolakan Wacana Syarat Presiden Dan Wakil Presiden Pribumi Asli

Share:

penolakan-wacana-syarat-presiden-dan-wakil-presiden-pribumi-asli

Diposkan.com – Terdapat wacana yang sebelumnya muncul di kalangan anggota dewan terkait dengan wacana pensyaratan presiden dan wakil presiden yang diharuskan dari “orang Indonesia asli”. Hal itu mendapatkan tanggapan dari Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa Daniel Johan yang mengungkapkan hal tersebut justru merusaj semboyan Negara yaitu Bhineka Tunggal Ika.

“Kalau perubahan itu memiliki semangat diskriminasi dan merusak semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika, itu tidak sesuai dengan semangat UUD yang melindungi segenap rakyat bahwa siapa pun rakyat adalah sama di mata hukum dan UU tanpa diskriminasi,” Ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa Daniel Johan.

Baca Juga:   Pilkada DKI Jakarta Membutuhkan Dana Yang Besar

Selain itu dirinya mengatakan bahwa hal tersebut seharusnya semua suku yang ada di Indonesia dari Sabang sampai Merauke merupakan bagian dari orang asli dan pribiumi Indonesia.

“Semua suku, baik Jawa, Sunda, Papua, Tionghoa, Batak, Bugis, dan lain-lain yang tersebar dari Sabang sampai Merauke adalah asli dan pribumi,” Imbuhnya.

Jadi hal ini merupakan salah satu kemunduran yang dilakukan bangsa Indonesia jika SARA dijadikan sebagai bahan perdebatan.

“Jadi suatu kemunduran kalau hari ini masih bicara SARA,” Tambahnya.

Penolakan Wacana Syarat Presiden Dan Wakil Presiden Pribumi Asli | Hendry Setio Prakoso | 4.5 | Tag: pribumi

Kirim Komentar

Berita Lainnya