Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Hanya 5,04%

Share:

diposkan-pertumbuhan-ekonomi

Diposkan.com – Pertumbuhan ekonomi tahun ini diprediksi baru akan bergerak ke batas bawah proyeksi pemerintah sebesar 5%-5,1%. Pertumbuhan investasi yang berada di bawah proyeksi dan lemahnya permintaan domestik menjadi salah satu penyebabnya.

Proyeksi ke batas bawah pertumbuhan ekonomi tahun ini dari sebelumnya di kisaran atas atau 5,1% menjadi 5%, juga dipicu revisi ke bawah pertumbuhan beberapa komponen penyumbang pertumbuhan ekonomi yang lain. Kepala Badan kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Suahasil Nazara mengatakan, pertumbuhan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi hingga akhir tahun 2016 diperkirakan belum akan sesuai harapan.

Padahal pemerintah memperkirakan pertumbuhan investasi tahun ini sebesar 5,5%, sebelumnya ditargetkan 5,5%-5,6%.

“Hal ini karena masih lemahnya permintaan domestik,” kata Suahasil dalam rapat Panitia Kerja (Panja) asumsi makro pemerintah dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Selasa (13/9) seperti yang dilansir dari Kontan.

Suahasil mengatakan, pertumbuhan ekspor impor juga masih di teritori negatif dan berada pada batas bawah kisaran proyeksi sebelumnya. Kinerja ekspor diperkirakan tumbuh negatif 1,9% dari perkiraan sebelumnya sebesar -1,9% hingga -1,4%.

Baca Juga:   BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Pinang Berikan Diskon Liburan

Sementara kinerja impor diperkirakan tumbuh negatif 2,7% dari perkiraan sebelumnya yang -2,7% hingga -2,5%. Sementara itu, pertumbuhan konsumsi swasta sampai akhir tahun diperkirakan hanya sebesar 5,1%. Sedangkan pertumbuhan konsumsi pemerintah akhir tahun diperkirakan hanya sebesar 3%.

Proyeksi pertumbuhan sampai akhir tahun ini tidak sesuai optimisme yang selama ini dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Menkeu memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini akan mencapai sebesar 5,1%. Angka itu merupakan batas atas kisaran proyeksi 2016 yang sebesar 5%-5,1%.

Angka itu juga merupakan revisi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) yang sebesar 5,2%. Pihaknya menurunkan target pertumbuhan ekonomi dikarenakan pemangkasan anggaran belanja pemerintah.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksikan, jika pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 4,9%-5,3% dan diprediksi hanya di angka 5.04%.

Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Hanya 5,04% | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya