Harga Emas Merayap Naik

Share:

emas

Diposkan.com – Ditengah tren naik turunnya bursa saham dunia dan harga minyak dunia.  Jeff Gundlach, CEO DoubleLine Capital menyebutkan, harga emas diperkirakan akan bergerak di level 1.400 dolar AS per ounce(sekitar 28,3 gram).

Investor diperkirakan akan mendapatkan keuntungan sekitar 30% dari harga emas saat ini sebesar 1.090 dolar AS per ounce. Harga emas sudah jatuh dalam beberapa waktu terakhir, dan mengalami reli sejak awal tahun karena investor mencari tempat berlindung untuk mengamankan asetnya di tengah kondisi pasar saham yang volatile.

‘’Akhir-akhir ini harga emas memang perlahan naik,’’prediksi Gundlach yang merupakan salah satu analis yang sering mampu memprediksi dengan tepat. Sebelumnya, dia juga sempat memperkirakan harga minyak akan anjlok pada 2014, kemudian dia juga memprediksi obligasi mengalami turbulensi pada 2015.

Baca Juga:   Akhir Ramadhan Harga Daging Sapi Terus Naik

Prediksinya yang diperkirakan tak melenceng sehingga ia mendapat julukan ‘’New Bond King’’. Namun, prediksi Gundlach tidak selalu tepat sasaran. Salah satunya saat ia memperkirakan harga emas akan naik tahun lalu, tapi kenyataannya tidak terjadi, emas justru anjlok ke posisi terendahnya dalam enam tahun terakhir pada Desember 2015.

Sementara itu, harga emas Antam melonjak signifikan. Berdasarkan situs perdagangan Logam Mulia Antam, Jumat (12/2), harga emas batangan pecahan 1 gram, kemarin dibuka naik Rp 12.000/gram menjadi Rp 573.000/gram, dibandingkan posisi hari sebelumnya, Rp 561.000/gram. Sedangkan untuk harga pembelian kembali alias buyback oleh emiten berkode ANTM itu naik Rp 5.000 menjadi Rp 510.000 dibandingkan posisi Rabu (10/2), Rp 505.000/gram.

Harga Emas Merayap Naik | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya