Merasa Tak Adil, CEO Yahoo Digugat Mantan Pegawainya

Share:

marrisa-mayer-diposkan Diposkan.com – Akhir-akhir ini Yahoo memang tengah diguncang beberapa isu miring. Mulai dari isu peretasan akun sampai isu bahwa Yahoo memata-matai email pengguna. Namun semua isu tersebut dibantah oleh pihak Yahoo.

Tidak hanya sampai disitu, sepertinya isu terkait Yahoo masih saja bermunculan. Dan isu yang terbaru menyebutkan bahwa Scott Ard yang merupakan mantan petinggi Yahoo melayangkan gugatan kepada Marrisa mayer selaku CEO Yahoo.

Ard menuntut Mayer karena dianggap tidak adil dalam menilai karyawan. Menurutnya, Mayer memberlakukan sistem penilaian performa karyawan yang mengakibatkan banyak dari pihak pegawai laki-laki yang akhirnya di-PHK.

“Mayer mendorong dan membuat penilaian performa karyawan berdasarkan sistem rating yang disebut untuk mengakomodasi manajemen yang subjektif. Tetapi di sisi lain penilaian ini justru merugikan karyawan laki-laki karena terkesan bias dan subjektif,” isi gugatan Ard dikutip dari wowkeren.com.

Carolyn Clark yang ditunjuk sebagai juru bicara Yahoo menjelaskan bahwa sistem yang digunakan oleh Yahoo dalam menilai karyawannya sudah adil dan Ia membantah adanya pemecatan pegawai laki-laki.

Baca Juga:   Telah Resmi Meluncur Samsung Galaxy On Nxt dengan RAM 3 GB

Sebagai informasi, sebelumnya Scoot Ard sempat bekerja di Yahoo sebagai pemimpin redaksi pada bagian Yahoo Business Journal. Ia telah bekerja disana selama 3,5 tahun. Namun ia dipecat karena alasan kinerjanya yang kurang memuaskan, dan sebagai gantinya posisinya dijabat oleh pegawai perempuan.

Merasa Tak Adil, CEO Yahoo Digugat Mantan Pegawainya | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya