Kemenhub Tandatangani Kontrak LRT Bulan Depan

Share:

diposkan-lrt

Diposkan.com – (Kemenhub) mengungkapkan, skema pembiayaan proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek bakal diputuskan dalam sebulan ke depan. Pembahasan skema pembiayaan tersebut masih terus digodok antara Kemenhub dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono menerangkan, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 65 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 98 Tahun 2015 Tentang Percepatan Penyelenggaraan LRT Terintegrasi di Wilayah Jabodebek, pembiayan pembangunan masih dikenakan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pembiayaan proyek ini tidak sepenuhnya dengan APBN. Sebab, masih banyak proyek di luar jawa yang memerlukan dana APBN.

“Jadi artinya, APBN tanggung jawabnya gimana? Karena LRT di Jawa, sedangkan kita harus selesaikan banyak proyek di luar Jawa,” ujar Prasetyo di Kantor Kemenhub Jakarta, Jumat (10/2) seperti yang dilansir melalui Kompas.com.

Prasetyo menambahkan dua skema yang diusulkan dalam pembiayaan proyek LRT yakni, lewat APBN dan Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). KPBU juga akan berkerjasama dengan BUMN dan swasta sehingga skema pembiayaan ini akan dimasukkan ke dalam kontrak kerja yang dikeluarkan Kemenhub.

Baca Juga:   Serahkan Sapi Kurban Jokowi, Mentan Yakin Indonesia Swasembada Protein

“Pertama, bagaimana yang bangun bisa dapat uang untuk membangun atau modal kerja. Kedua yang paling penting yang bayar siapa. Dalam waktu tidak lebih dari 30 hari bisa kita selesaikan,” tandasnya.

Sebelumnya Kemenhub dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk resmi meneken kontrak pembangunan light rail transit (LRT) Jabodebek dengan nilai kontrak Rp 23,3 trilun, termasuk PPN dan di luar bunga selama pendanaan. Budi menambahkan nilai kontrak yang disepakati hanya untuk tiga jalur pelayanan yang ada pada tahap satu pembangunan LRT.

Pembangunan proyek LRT Tahap I yang terdiri dari Lintas Cawang-Cibubur sepanjang 14,3 kilometer, Lintas Cawang-Bekasi Timur 18,5 kilometer, dan Lintas Cawang-Dukuh Atas dengan panjang 10,5 kilometer. Proyek LRT tahap I memiliki panjang total jalur 43,3 kilometer. Keseluruhan pembangunan tahap I ditargetkan rampung pada 2019 mendatang.

Kemenhub Tandatangani Kontrak LRT Bulan Depan | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya