Bukalapak Tak Biarkan Buku Komunisme Dijual di Lapaknya

Share:

Bukalapak.com - diposkan

Diposkan.com – Pemerintah Indonesia semakin giat dalam memberantas paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila, salah satunya Komunisme dan Marxisme. Sejalan dengan gerakan pemerintah tersebut, perusahaan e-commerce Bukalapak juga melakukan pembersihan terhadap beberapa lapak yang menjual koleksi buku dengan tema paham-paham tersebut.

Melalui CEO dan co-founder Achmad Zaky mengungkapkan bahwa pihaknya mengetahui adanya buku-buku tersebut di situsnya setelah menerima laporan dari pihak kepolisian dan juga masyarakat.

“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat dan kepolisian mengenai adanya buku-buku tersebut. Menurut aturan yang ada memang tidak memperbolehkan menjual buku-buku bernada komunisme,” ungkap Zaky saat ditemui usai perayaan HUT Bukalapak ke-7 di Jakarta, kemarin (10/1) dikutip dari CNN Jakarta.

Sebagaimana diatur dalam UU No 27 Tahun 1999 Pasal 107 tentang Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berkaitan dengan Kejahatan terhadap Keamanan Negara dan juga Tap MPR No. XXV Tahun 1996 mengenai Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Pernyataan sebagai Organisasi Terlarang di seluruh wilayah NKRI bagi PKI, dan Larangan Menyebarkan atau Mengembangkan Paham atau Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme.

Baca Juga:   Jusuf Kalla Resmikan Aplikasi Dakwah, Mau Tau?

Zackymengatakan bahwa pihaknya juga secara intensif ikut mendukung pemerintah dengan memilah dan terpaksa menutup lapak yang ketahuan menawarkan buku dengan tema Komunisme dan Marxisme.

Saat ini, memang masih ditemukan sejumlah judul buku di yang bertemakan Marxisme dan komunisme pada pencarian. Namun sepertinya jumlahnya sudah mulai berkurang pesat seiring himbauan pemerintah untuk menentang segala macam bentuk komunisme.

Bukalapak Tak Biarkan Buku Komunisme Dijual di Lapaknya | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya