Kontrak Pembangunan LRT Ditandatangani

Share:

diposkan-lrt

Diposkan.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kontrak pengerjaan proyek Kereta Api Ringan (Light Rail Transit) akan ditandatangani pada Januari 2017. Budi juga telah melakukan pembicaraan dengan para kontraktor.

“Kita sudah lakukan satu pembicaraan dengan Waskita dan Adhi karya di mana kontraknya akan kita tanda tangani pada bulan ini semuanya. Nah sedang kita pikirkan, payment berikutnya kita akan angsur selama masa pembangunan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Rabu (11/1) yang dilansir dari republika.co.id.

Mengenai angsuran payment, Kemenhub akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Sehingga bisa diperoleh kesepakatan bersama terkait pembiayaan proyek tersebut. Ia meminta pihak Kemenkeu dapaat memberikan solusi terkait pendanaan baik dari pinjaman bank atau lainnya.

Proyek LRT sebagai bagian dari persiapan Asian Games yang berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Palembang dan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Untuk Palembang sendiri, menurut Budi progres pembangunannya sudah 30 persen. Sementara Jakarta sekitar 10-an persen.

Baca Juga:   Sidak ke Soetta, RR Kepret Turis Agar Tak Bayar Visa

Direktur Utama (Dirut) PT Adhi Karya Budi Harto mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan Rp 2 triliun sejauh pengerjaan LRT Jabodebek. Penggantian dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Ini kontrak akan segera, dan ini kemungkinan dengan Pak Menko (Maritim) ini akan dibahas (fase) pendanaannya ini, karena diundang Menkeu dan Menteri perhubungan. Pakai APBN semua,” tutur Harto.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembahasan mengenai pendanaan telah dilakukan bersama pihak Kemenhub dan Kemenkeu. Poin bahasannya mencari cara terbaik mengenai pendanaan sesuai mekanisme terbaik.

Kontrak Pembangunan LRT Ditandatangani | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya