Badan Ekonomi Kreatif Bentuk Satgas Cegah Pembajakan

Share:

badan-ekonomi-kreatif

Diposkan.com – Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pengaduan Pembajakan Produk Ekonomi Kreatif. Satgas ini dibentuk sebagai respon semakin masifnya praktik pembajakan produk ekonomi kreatif yang terjadi di Indonesia.

Satgas ini nantinya akan berperan mendampingi pelaku ekonomi kreatif di dalam proses pelaporan karya yang dibajak kepada aparat penegak hukum. Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Regulasi Bekraf Ari Juliano Gema mengatakan, sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Potensi yang besar ini kerap diganggu oleh situasi ekonomi kreatif yang tidak kondusif dengan adanya pembajakan, ujar Ari di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (11/10) yang dilansir dari Kompas.com.

Ari menambahkan dengan potensi yang besar diperlukan untuk menjaga ekosistemnya, seperti menjaga lingkungan berkembangnya ekonomi kreatif agar potensi potensinya dapat terus berkembang secara maksimal. Selain itu, dengan adanya pendampingan kepada pelaku ekonomi kreatif yang menjadi korban pembajakan. Satgas juga memiliki peran edukasi publik.

Baca Juga:   Ayu Ting Ting punya Strategi Untuk Menekan Pembajakan Atas Karyanya

Masyarakat akan berikan pemahaman bahwa perilaku-perilaku tertentu seperti merekam film, meng-copy tanpa izin, dan lain sebagainya merupakan perilaku yang melanggar Undang-undang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2013, pertumbuhan ekonomi kreatif mencapai 5,76 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 5,74 persen.

Sementara pada 2015 Badan Ekonomi Kreatif memaparkan, pertumbuhan ekonomi kreatif mencapai 7 persen. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada November 2015 telah menutup hak akses 22 situs yang melanggar hak cipta atas karya musik dan film.

Badan Ekonomi Kreatif Bentuk Satgas Cegah Pembajakan | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya