Karena Typo, Hacker Gagal Gasak Uang Rp 11 Triliun

Share:

bigstock-Hacker-Typing-On-A-Laptop-44548564

Diposkan.com – Akibat typo atau salah ketik, sekelompok hacker yang membobol bank kehilangan belasan triliun pada Februari lalu.

Bank Sentral Bangladesh yang merupakan incaran para hacker tersebut dibobol melalui jalur digital. Kemudian, mereka mulai mentransfer uang ke rekening-rekening penampung di Filipina dan Sri Lanka, dari sebuah rekening di Federal Reserve Bank of New York.

Namun, keadaan tak memihak para hacker. Dari jumlah 1 miliar dollar AS yang rencananya bakal ditransfer, sebesar 870 juta dollar AS atau lebih dari Rp 11 triliun di antaranya berhasil dicegat pihak berwajib.

Kegagalan transfer tersebut dikarenakan hanya karena sebuah typo sederhana. Ketika ingin memindahkan dana 20 juta dollar AS ke sebuah yayasan bernama Shalika Foundation, para hacker rupanya salah mengetik kata “Foundation” jadi “Fandation”.

Dilansir dari KompasTekno dari ArsTechnica, Jumat (11/3/2016), keanehan ini lantas tercium oleh seorang staf di Deutsche Bank yang langsung menghubungi otoritas di Bangladesh untuk mengklafirikasi. Saat itulah diketahui bahwa pembobolan bank tengah berlangsung.

Baca Juga:   Tren 2017, Hacker Lebih Berani Ungkap Dirinya

Setelah diselidiki, yayasan “Shalika Foundation” ternyata fiktif alias tak pernah ada.

Adanya permintaan transfer yang banyak dan bernilai besar cukup membuat Pihak berwenang di New York turut curiga. Maka dari itu Transaksi-transaksi kemudian diblokir dan dana sejumlah 870 juta dollar AS tadi berhasil diselamatkan.

Walaupun dana sejumlah 870 juta dollar AS tadi berhasil diselamatkan., namun sejumlah 81 juta dollar AS sudah terlanjur ditransfer dan dibawa kabur oleh para hacker.

Menurut Otoritas Bangladesh bahwa kecil kemungkinan para pencuri digital ini bisa dibekuk. Uang yang digasak pun sulit sekali untuk dikembalikan. Kalaupun bisa, bakal butuh waktu hingga berbulan-bulan.

Karena Typo, Hacker Gagal Gasak Uang Rp 11 Triliun | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya