Jalur Layang Koridor XIII Diresmikan Juni 2017

Share:

diposkan-transjakarta

Diposkan.com – Jalan melayang (elevated) jalur busway koridor XIII Trans Jakarta rute Ciledug-Tendean ditargetkan rampung pada akhir Februari, saat ini telah mencapai progress 99,6%. Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga, Heru Suwondo mengatakan, meski ditargetkan selesai pada Februari 2017 namun jalur layang busway tersebut baru bisa difungsikan dan diresmikan pada pertengahan Juni 2017.

“Rencana akan diresmikan sekitar bulan Juni tanggal 22, sekaligus pengoperasian Bus TransJakarta,” ungkap dia kepada detik.com, Jakarta, Jumat (10/2).

Heru menjelaskan, setelah konstruksi jalur tersebut selesai dikerjakan, maka selanjutnya bakal dilakukan proses uji coba selama kurang lebih 2 hingga 3 bulan lamanya. Proyek yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini sendiri memakan biaya sebesar Rp 2,3 triliun. Jalur busway melayang sepanjang 9,3 kilometer ini merupakan yang terpanjang di Jakarta.

Baca Juga:   Pelabuhan Patimban Subang Siap Dibangun

Jalan layang non tol yang khusus untuk TransJakarta ini terbagi dua arah dengan ketinggian bervariasi, antara 18 hingga 23 meter, sesuai dengan letak dan tata ruang kondisi ruas jalan di bawahnya. Jalan layang akan dilengkapi dengan 12 halte Trans Jakarta

Masing-masing paket akan dilengkapi satu-dua halte yang dikerjakan oleh para kontraktor. Adapun kontraktor paket Tendean akan mengerjakan halte Trans TV, kontraktor paket Santa akan mengerjakan halte Rawa Barat, kontraktor paket Taman Puring akan mengerjakan halte Stasiun MRT, dan kontraktor paket Trunojoyo akan mengerjakan halte Tirtayasa.

Sementara untuk pengerjaan dua halte ada di paket Kebayoran Lama (halte Kebayoran Baru dan Taman Puring), paket Seskoal (halte Seskoal dan Carrefour), paket Kostrad (halte Swadarma dan Cipulir), dan paket Adam Malik (halte Kampus Budi Luhur dan JORR W2).

Jalur Layang Koridor XIII Diresmikan Juni 2017 | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya