Kemenhub Siapkan Rp 150 Miliar untuk Bangun Jembatan Udara

Share:

diposkan-tollaut

Diposkan.com – Sebagai upaya menurunkan biaya logistik dan disparitas harga pemerintah menyiapkan Rp 150 miliar anggaran untuk program jembatan udara sebagai penunjang program tol laut. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, jembatan udara sebagai program tol laut berbeda dari anggaran tol laut yang mengalami peningkatan tahun ini.

Menhub Budi mengatakan anggaran tol laut meningkat 10%-15% dari nilai sebelumnya. Dari persentase tersebut, jumlah tambahan anggaran tol laut berkisar Rp 21,89 miliar sampai Rp 32,84 miliar. Sehingga program tol laut akan menghabiskan dana sekitar Rp 251,83 miliar untuk 14 rute tahun ini dari sekitar Rp 218,99 miliar.

Sementara itu Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan berdasarkan hasil rapat terbatas tentang jembatan udara di Istana Negara pada 5 Januari 2017, dia memastikan biaya logistik bisa menurun secara bertahap.

Baca Juga:   Kontrak Pembangunan LRT Ditandatangani

Sehingga dengan melakukan kombinasi tol laut dengan jembatan udara disparitas harga barang di Indonesia Timur dengan Indonesia bagian Barat juga bisa dikendalikan.

“Agak kombinasi dari kapal ke darat cost mau kita tekan karena Presiden mau berkeadilan, pemerataan di seluruh daerah,” jelas Menko Luhut yang dilansir melalui tempo.co.

Wacana jembatan udara logistik merupakan inisiasi Menko Maritim periode sebelumnya yaitu Rizal Ramli pada Mei 2016. Tujuannya untuk mengurangi disparitas harga barang di pedalaman Papua yang tidak terjangkau dengan tol laut.

Sehingga dengan adanya jembatan udara logistik di wilayah Papua bisa berjalan pada 2017. Kemenko Maritim mengusulkan untuk memanfaatkan pesawat milik Angkatan Udara. Simulasi juga sudah mulai di Biak, Papua karena di sana tersedia 3 unit pesawat Hercules milik Angkatan Udara.

Kemenhub Siapkan Rp 150 Miliar untuk Bangun Jembatan Udara | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya