BEI Ingin Perusahaan Asing Tanam Modal di Indonesia

Share:

diposkan-bursa-efek-indonesia

Diposkan.com – PT Bursa Efek Indonesia tengah berusaha menjaring sedikitnya 35 perusahaan untuk dapat bergabung menjadi emiten di pasar modal. Diantaranya perusahaan asuransi asing dan tambang masuk dalam bidikan utama otoritas bursa.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, mengungkapkan setidaknya di Indonesia terdapat 18 perusahaan asuransi yang kepemilikan saham asingnya masih di atas aturan yang ditetapkan. Sehingga BEI akan terus berupaya membidik 18 perusahaan asing tersebut.

Seperti diketahui, untuk perusahaan asuransi asing sudah ada Undang-undang Nomor 40/2014 tentang Perasuransian, yang membatasi kepemilikan asing di perusahaan asuransi maksimal 80 persen. Sehingga ada baiknya untuk melakukan divestasi melalui melepas saham di pasar modal.

Baca Juga:   Apindo: Berlakukan Tax Amnesty, Sedot Investasi Rp 2000 T

“Kemarin kita sudah undang mereka, dan mereka lebih bersiap untuk turunnya peraturan yang lebih detail. Sudah ada yang kita datangi untuk beritahukan mereka ada peraturan ini,” ujarnya saat ditemui di Kantornya, Selasa, 10 Januari 2017 yang dilansir melalui viva.co.id.

Samsul menambahkan untuk perusahaan tambang memang perlu mendapatkan dorongan dari berbagai pihak termasuk pemerintah. Tindakan ini dilakukan agar perusahaan tambang asing yang menikmati sumber daya alam Indonesia setidaknya harus listing di pasar modal Indonesia.

Sektor yang dimandatorikan pemerintah itu seperti asuransi asing, perusahaan tambang, kemudian perusahaan yang tidak ada regulasinya tapi secara struktur modal mereka lebih baik masuk pasar modal dibanding perbankan.

BEI Ingin Perusahaan Asing Tanam Modal di Indonesia | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya