BI Minta Masyarakat Hargai Uang Rupiah

Share:

diposkan-rupiah

Diposkan.com – Kabar adanya simbol palu arit di uang rupiah desain baru yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) dibantah  oleh Gubernur BI, Agus Martowardojo. Ia berulang kali menegaskan itu tidak benar. Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak sebagai simbol palu dan arit merupakan logo BI yang dipotong secara diagonal, sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan.

Gambar tersebut merupakan gambar saling isi (rectoverso), yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang rupiah. Unsur pengaman dalam uang rupiah bertujuan agar masyarakat mudah mengenali ciri-ciri keaslian uang, sekaligus menghindari pemalsuan.

Baca Juga:   11 Pecahan Uang NKRI Baru Siap Edar

Pencetakan pun dilakukan dengan teknik khusus, sehingga terpecah menjadi dua bagian di sisi depan dan belakang lembar uang, dan hanya dapat dilihat utuh bila diterawang. Rectoverso umum digunakan sebagai salah satu unsur pengaman berbagai mata uang dunia, mengingat rectoverso sulit dibuat dan memerlukan alat cetak khusus.

Rectoverso telah digunakan sebagai unsur pengaman rupiah sejak tahun 1990-an. Logo BI baru digunakan sebagai rectoverso uang rupiah sejak tahun 2000. Sehingga masyarakat harus teliti dan menghargai uang rupiah sebagai salah satu lambang kedaulatan NKRI.

BI Minta Masyarakat Hargai Uang Rupiah | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya