OJK Ingin Inklusi Keuangan Lebih Cepat Berkembang

Share:

diposkan-ojk21

Diposkan.com – Dalam usaha mempercepat penetrasi inklusi keuangan di masyarakat, industri perbankan disarankan berkolaborasi dengan perusahaan telekomunikasi. Muliaman D. Haddad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selaku regulator sangat menyarankan kerja sama kedua industri tersebut. Apalagi beberapa program pemerintah juga membuka peluang yang luas untuk kolaborasi tersebut.

“Regulasi perlu disiapkan terutama di telekomunikasi. Kami di keuangan tentu saja akan melihat apa yang nanti diperlukan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (10/11) seperti yang dilansir dari bisnis.com.

Muliaman mengatakan, perusahaan telekomunikasi punya keunggulan dari sisi infrastruktur. Sehingga jika kedua industri tersebut saling mendukung dan tidak bersaing dengan produk masing-masing. Dirinya juga mencontohkan M-Pesa di Kenya, Afrika. Produk ini dikembangkan oleh operator selular terbesar di Kenya, Safari.com yang menyediakan layanan perbankan melalui telepon seluler.

Baca Juga:   6 Upaya OJK Benahi Sektor Jasa Keuangan Hingga 2019

Hanya dengan ponsel ‘jadul’, nasabah dapat menabung, mengirim uang dan membayar tagihan rutin seperti air dan listrik tanpa harus mempunyai rekening bank dalam arti fisik. Terlebih dengan penetrasi perbankan yang hanya mencapai 40% dari populasi, M-Pesa menjadi solusi bagi penduduk Kenya untuk mendapatkan akses layanan finansial.

Pada 2013, nasabah M-Pesa mencapai angka 17 juta pelanggan atau sekitar 70% dari total populasi orang dewasa di Kenya. Di periode yang sama layanan ini juga menghasilkan pendapatan US$300 juta untuk Safari.com.

OJK Ingin Inklusi Keuangan Lebih Cepat Berkembang | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya