Bank BTN Fasilitasi Pekerja Sektor Informal Punya Rumah

Share:

diposkan-btn

Diposkan.com – Masyarakat yang bekerja di sektor informal atau berpendapatan tidak tetap kini bisa memiliki rumah hanya dengan uang muka maksimal Rp 7,5 juta. Fasilitas pembiayaan rumah tersebut merupakan kredit pemilikan rumah (KPR) mikro yang akan diluncurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam waktu dekat.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, fasilitas ini akan diberikan untuk segmen masyarakat berpendapatan tidak tetap, seperti pedagang, nelayan, dan petani. Bunga KPR mikro yang ditawarkan 6 persen-7,5 persen, dengan tenor selama lima tahun.

“Per unitnya Rp 50 juta sampai Rp 75 juta. Down payment paling tinggi 10 persen, tetapi bisa di bawah itu,” kata Maryono di Jakarta, Kamis (9/2) yang dilansir melalui Kompas.com.

BTN menargetkan, pembiayaan KPR mikro ini Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar, atau sebanyak 5.000 unit. Pada tahap awal, KPR mikro akan ditawarkan untuk komunitas masyarakat berpendapatan tidak tetap di Semarang.

Sementara Managing Director BTN Handayani menambahkan, produk KPR mikro ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat. Saat ini backlog perumahan mencapai 13 juta unit. Handayani menambahkan jika fasilitas pinjaman tidak hanya untuk membeli rumah, tetapi juga bisa untuk membangun rumah sendiri di atas tanah yang sudah dimiliki, atau perbaikan rumah.

Baca Juga:   Tarif Interkoneksi Baru, Telkom Diprediksi Rugi Rp 50 Triliun

Seperti beberapa pedagang atau petani sudah memiliki tanah. Namun, mereka belum menemukan fasilitas pembiayaan yang cocok untuk membangun rumah.

“Dengan demikian, harapannya, ini bisa digunakan untuk membangun rumah, atau merenovasi rumah, atau kalau yang sudah punya tabungan, bisa untuk tambah-tambah pendanaan,” kata Handayani.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dalam memasarkan fasilitas pembiayaan ini, BTN bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Untuk mendapatkan fasilitas KPR mikro ini, masyarakat berpendapatan tidak tetap harus memiliki akun terlebih dahulu di BTN.

“Syaratnya, nabung dulu di BTN tiga bulan. Kan pendapatannya tidak tetap. Dengan demikian, kami harus tahu dulu kira-kira berapa sih kemampuannya,” ucap Handayani.

Bank BTN Fasilitasi Pekerja Sektor Informal Punya Rumah | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya