AMTI Sesalkan Kenaikan Cukai Rokok

Share:

Diposkan.com – Pelaku industri rokok merasa keberatan dengan kebijakan pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) rokok menjadi 9,1 persen per Januari 2017. Ketua Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo menilai, kenaikan PPN rokok ditambah dengan kenaikan cukai yang sudah diputuskan tahun lalu membuat produsen akan menaikkan harga jual rokoknya.

Kenaikan ini sangat disayangkan pelaku industri rokok karena selama 3 tahun belakangan industri rokok sedang mengalami penurunan kapasitas produksi. Bahkan menurut data Ditjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, tahun 2016 lalu ada penurunan kapasitas produksi sebesar 6 miliar batang.

“Ya kan, PPN naik ditambah cukai naik tahun lalu hubungannya kan ke kenaikan harga jual rokok ya. Tentu kenaikannya bisa bervariasi antar produsen. Tapi kami melihatnya, ini justru memberikan ruang yang lebih banyak kepada produsen rokok ilegal. Sekarang aja, dari seluruh pasokan rokok yang ada, 11 persennya disebutkan ilegal,” ujar Budidoyo, Senin (9/1) yang dilansir dari republika.co.id.

Pemerintah memutuskan adanya kenaikan PPN atas Penyerahan Hasil Tembakau dari 8,7 persen menjadi 9,1 persen. Aturan yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 207/PMK.010/2016 tentang Tata Cara Perhitungan dan Pemungutan PPN Atas Penyerahan Hasil Tembakau ini efektif berlaku sejak Januari 2017 ini.

Baca Juga:   Sri Mulyani Jaga Laju Inflasi Indonesia Agar Tak Seperti Zimbabwe

Kepala Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa kebijakan ini membuat produsen harus menanggung PPN sebesar 9,1 persen dalam produk rokoknya. Suahasil menegaskan bahwa langkah untuk menaikkan PPN rokok ini sudah melalui pembahasan mendalam termasuk bersama dengan produsen rokok nasional.

Sehingga keputusan ini bukan hanya dari pemerintah namun hasil dari diskusi beberapa pihak. Meski begitu, Suahasil mengaku belum tahu secara rinci berapa potensi lonjakan penerimaan negara yang diperoleh dari kenaikan PPN rokok kali ini. Pemerintah sendiri berharap secara bertahap bisa menaikkan PPN rokok ke level 10 persen hingga 2019 mendatang.

“Jadi secara prinsip, kami ingin PP itu kembali ke ketentuan umum. Sekarang adalah 9,1 persen, final. Ya sudah itu saja dulu. Nanti kami lihat lagi, tapi arahnya tetap ke normal (10 persen),” ujar dia.

AMTI Sesalkan Kenaikan Cukai Rokok | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya