Indonesia Harus Berkaca Pada Australia Jika Akan Membangun Blok Masela

Share:

709055_06031016032015_Ichsanuddin_Noorsy11

Diposkan.com – Soal rencana pembangunan kilang gas abadi di blok Masela yang akan dibangun di atas laut atau offshore oleh presiden Joko Widodo ditentang oleh pengamat ekonomi pembangunan, Ichsanuddin Norrsy. Menurut Norrsy sebaiknya Indonesia bisa berkaca sebelum melakukan pembangunan kepada Negara tetangga, Australia yang mengalami banyak kerugian akibat pembangunan tersebut.

Menurut Norrsy sendiri keuntungan dalam membangun Offshore yang akan dilakukan pemerintah hanyalah memiliki keuntungan jangka pendek. Jadi lebih baik usulan Menteri ESDM, Sudirman Said terus dikaji dan jika perlu menolaknya.Karena bisa mengakibatkan kerugian jangka panjang bagi Indonesia.

“Pembangunan kilang minyak di laut hanya jangka pendek tapi rugi secara panjang. Maka, lebih baik presiden menolak usulan Menteri ESDM Sudirman Said itu ketimbang rugi dalam jangka panjang,” Ujar Norrsy.

Baca Juga:   Joko Widodo Sudah Putuskan Kelanjutan Proyek Blok Masela

Menurutnya, jika berkaca pada Australia, kerugian yang akan didapatkan oleh pemerintah sangat banyak. Salah satunya adalah mahanlnya biaya pembangunan di atas laut. Selain itu pembangunan kilang diatas laut tersebut tidak akan bisa menyerap banyak jumlah pekerja.

“Jika biaya perawatan dan cost recovery-nya lebih mahal maka ini juga akan berpengaruh kepada keuntungan Indonesia. Maka, keuntungan untuk Indonesia jadi berkurang,” Tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga harus bersama – sama dalam melakukan pembicaraan dengan pemerintah daerah setempat yang akan dijadikan proyek kilang gas terapung tersebut.

“Apakah sudah jelas bagian untuk masyarakat Maluku? Sudah jelas belum? Jangan-jangan ujungnya nanti dipakai UU perimbangan pusat. Harus jelas dong bagaimana untuk masyarakat Maluku. Dalam bahasa sederhananya, kita wajib memperhitungkan kepemilikian orang daerah,” Ujar Norrsy

Indonesia Harus Berkaca Pada Australia Jika Akan Membangun Blok Masela | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya