Menkeu Sebut Atur Pajak Seperti Cara Balikan dengan Mantan

Share:

diposkan-tax-amnesty

Diposkan.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menyadari masyarakat yang memiliki banyak alasan untuk tidak membayar pajak. Salah satu penyebabnya kurangnya kepercayaan masyarakat sebagai wajib pajak (WP) dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Sri Mulyani pun mengibaratkan seperti pacaran. Bagaimana kembali menumbuhkan kepercayaan agar terjalin hubungan yang baik, penuh kepercayaan. Sehingga masyarakat mau untuk memenuhi kewajiban membayar pajak.

How we can start a relationship antara WP dengan DJP atau Kemenkeu yang membawahi dan mengawasi DJP. Ini buat saya bukan pertanyaan yang ringan,” ujarnya dalam dialog dengan bos-bos perbankan di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (8/11) yang dilansir dari detik.com.

“Bagaimana saya mampu memulai hubungan baru kalau kedua belah pihak terlalu banyak catatan,” terang Sri Mulyani.

Dalam paradigmanya, langkah yang ditempuh adalah dengan melupakan kesalahan pasangan sebelumnya. Harus ada sebuah mekanisme yang bisa menyelesaikan persoalan di masa lalu. Sri menambahkan sebagai pasangan yang baik, menurut Sri Mulyani langkah selanjutnya adalah dengan menunjukkan perubahan pada sikap. Misalnya penawaran untuk makan di restoran, bukan di warung tegal (warteg).

Baca Juga:   Sri Mulyani Ingatkan Ditjen Intelijen Pajak Tidak Memeras Wajib Pajak

“Kalau mau traktir di restoran tinggi, tidak di warteg. Itu terlalu banyak list catatannya. Kalau mau mulai benar nggak sih mau mulai yang baru. How do I gonna be a different person. Itu hampir sama kami dengan wajib pajak,” tukasnya.

Sri Mulyani mengatakan sebagai bagian dari Indonesia, maka ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Masyarakat berkewajiban membayar pajak dan memiliki hak untuk mendapatkan fasilitas. Begitu juga dengan pemerintah.

Sri mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan  hak dan kewajiban kepada negara salah satunya membayar pajak. Demi mewujudkan masyarakat adil dan makmur dibutuhkan resource yang banyak, sehingga negara mengatur boleh untuk memungut dari rakyatnya. Pajak itu amanat konstitusi dan tugas itu harus dilaksanakan oleh Kemenkeu dan DJP sebagai pihak berwenang.

Menkeu Sebut Atur Pajak Seperti Cara Balikan dengan Mantan | Fisika Fikri | 4.5 | Tag: cara balikan dengan mantan, balaikan sama mantan adalah hak konstitusi bagi rakyat indonesia, Cara melupakan mantan, cara melupakan pacar

Kirim Komentar

Berita Lainnya