Luhut Minta PLN Tender Ulang Proyek PLTU Jawa 5

Share:

diposkan-luhut

Diposkan.com – Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, akan memeriksa proses lelang Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 5 yang digelar PT PLN (Persero).

Hal ini dikarenaan PLN melakukan penunjukkan langsung kepada PT Indonesia Power sebagai pelaksana proyek. Menurut Luhut, PLTU Jawa 5 merupakan proyek yang seharusnya digarap Independent Power Producer (IPP) di dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2016 hingga 2025. Sehingga PLN telah menyalahi ketentuan dengan melakukan penunjukan langsung.

“Itu yang tidak boleh, kalau memang bentuknya IPP, maka itu harus dilakukan secara IPP,” terang Luhut, Kamis (8/9) yang dilansir dari cnnindonesia.com.

Sehingga Luhut akan memeriksa kembali proses penunjukkan langsung yang dilakukan PLN. Jika memang alasan perusahaan tidak dapat diterima, ia tak segan-segan akan menegur PLN. Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, instansinya juga tengah menunggu laporan detil terkait tender PLTU Jawa 5. Sehingga, ia masih belum bisa menilai apakah penunjukkan langsung ini menyalahi aturan atau tidak.

Baca Juga:   Askrindo Jamin Kerugian Penumpang Garuda Indonesia

Kendati demikian, Jarman menilai, hal tersebut tidak bermasalah karena nantinya PLN juga akan bekerjasama dengan perusahaan swasta melalui proses lelang tersendiri. Jarman menambahkan, lelang ini disebut sebagai tender ekspansi, mengingat lelang dilakukan langsung oleh Indonesia Power.

Jarman menjelaskan jika proyek Jawa 5 tidak dikerjakan sendiri karena mereka join dengan swasta. Jadi skemanya, nanti partner mereka yang ditenderkan. Sebelumnya PLN akhirnya memilih untuk menugaskan pembangunan PLTU Jawa 5 kepada anak usahanya, Indonesia Power setelah mempertimbangkan kemampuan anak usaha lainnya, PT Pembangkit Jawa Bali (PJB).

Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir menjelaskan, penetapan Independent Power Producer (IPP) PLTU Jawa 5 sudah resmi menjadi penunjukkan langsung, dan tidak ada potensi untuk diubah lagi menjadi sistem tender. Nantinya, anak usaha bebas memilih mitra untuk melakukan pembangunan.

“Sudah pasti clear, jadinya Indonesia Power. Kalau itu sudah diserahkan ke Indonesia Power, dia bebas memilih mitra karena ini penunjukkan langsung,” ujar Sofyan ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis pekan lalu.

Luhut Minta PLN Tender Ulang Proyek PLTU Jawa 5 | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya