Kedai Kopi Ini Perkerjakan Robot Prostitusi untuk Layani Pembeli

Share:

robot-prostitusi-diposkan

Diposkan.com – Di jaman yang semakin canggih seperti sekarang ini tak aneh jika beberapa negara sudah mulai memanfaatkan robot dalam membantu pekerjaan sehari-hari. Bahkan ada beberapa yang justru menggantikan pekerjaan manusia.

Namun, apa jadinya jika robot yang digunakan adalah robot prostitusi? Seperti yang terjadi di kedai kopi elite di Jenewa, Swiss. Di kedai tersebut bukanlah seorang waitres yang akan melayani pelanggan seperti kedai kopi biasanya, melainkan sebuah robot yang akan menghidangkan kopi. Pelanggan akan memperoleh “kepuasan” dari robot setelah kopi dihidangkan.

Mengutip dari viva.co.id dari Dailymail, Senin, 7 November 2016, menurut informasi, awalnya kedai tersebut berencana memakai pelayan wanita sebagai bonus untuk pembelian kopi. Tapi rencana tersebut memicu kemarahan publik yang antiprostitusi. Publik berpendapat, itu hanya memberikan keuntungan bagi pebisnis saja. Akhirnya, kedai kopi itu pun memutar otak mencari cara lain, yakni mengganti wanita dengan robot.

Baca Juga:   Buktikan Kualitas Jaringan Broadband-nya, Telkomsel Terbangkan Dua Elang-nya

“Kedai kopi masih menunggu persetujuan dari otoritas di Jenewa,” tulis Dailymail.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa kedai kopi tersebut sudah membuat kontrak dengan salah satu perusahaan robot yang ada di Amerika Serikat untuk pembuatan robot seks yang jumlahnya sekitar 6 – 8 unit dengan harga £2.400 per robot.

Untuk harganya sendiri, kopi plus plus itu diperkirakan akan dijual dengan harga £40.

Prostitusi di Negara Swiss memang diperbolehkan asalkan harus legal. Yakni pekerja seks wajib memenuhi syarat harus memiliki izin beroprasi. Begitu juga dengan pebisnis yang menggunakan jasa pelayan seks harus melapor ke otoritas jika memperkerjakan mereka.

 

Kedai Kopi Ini Perkerjakan Robot Prostitusi untuk Layani Pembeli | Ari Purwanti | 4.5 | Tag: cara membuat robot, Cara Menggunakan Robot Seks, download bokep ngentot robot sek, prostitusi, robot prostitusi

Kirim Komentar

Berita Lainnya