Laporan Keuangan Pasangan Pilkada Harus Diserahkan Ke KPU

Share:

laporan-keuangan-pasangan-pilkada-harus-diserahkan-ke-kpu

Diposkan.com – Tranparansi memang saat ini menjadi salah satu kunci dari suatu pemilihan umum. Karena dengan transparansi bisa menjadi salah satu titik balik keberhasilan pemilu yang jujur dan adil. Salah satunya adalah hal transparansi penggunaan dana pada saat pemilu.

Menurut Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan bahwa saat ini terdapat beberapa laporan yang harus dierahkan pasangan yang akan maju pada saat Pemilihan Kepala Dareah. Anatara lain LADK, LPSDK dan Pengeluaran Dana Kampanye. Laporan tersebut harus diserahkan kepada KPUD.

“Laporan dana kampanye ini terdiri dari Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye. Pasangan calon wajib serahkan laporan tersebut ke KPUD,”  Ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah.

Baca Juga:   Gerindra Temukan Pemilih Siluman Di DKI Jakarta

Ferry Kurnia menjelaskan fungsi – fungsi dari masing – masing laporan yang harus diserahkan pasangan.

“LPSDK memuat siapa-siapa saja yang menyumbang pasca LADK diserahkan ke KPU, misalnya partai atau gabungan partai berapa sumbangannya atau perseorangan sumbangan berapa,” Lanjutnya.

Namun tedapat sanksi jika terdapat pasangan yang tidak menyerahkan laporan ataupun terlambat dalam menyerahkan. Sansi yang akan diberikan adalah pembatalan pasangan calon.

“Jika LPPDK ini terlambat atau tidak diserahkan sama sekali maka bisa mengakibatkan pembatalan pasangan calon,” Sambungnya.

 

Laporan Keuangan Pasangan Pilkada Harus Diserahkan Ke KPU | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya