Impor Kerbau Tekan Harga Daging Sapi

Share:

diposkan-kerbau

Diposkan.com – Pemerintah melakukan impor sebanyak 500 ton daging kerbau dari India. Hal ini dinilai DPR sebagai cara pemerintah mengintervensi harga daging sapi dalam negeri. Hingga saat ini harga daging sapi dalam negeri masih diatas Rp 100 ribu per kg-nya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, DR E Herman Khaeron mengatakan, jika pemerintah ingin menekan harga namun meskipun pemerintah berwenang menentukan negara sumber pemasok daging, aspek kesehatan dari produk tersebut tetap harus diperhatikan. Sebab, kesehatan masyarakat konsumen republik ini harus mendapat tempat teratas dari pemerintah sebagai regulator.

“Daging kerbau ini kan dikirim dari zona yang bebas penyaki kuku mulut. Tetapi daging kerbau itu diimpor dari dari negara yang belum bebas dari penyakit kuku mulut,” lanjut Herman yang dilansir dari pikiran-rakyat.com pada Rabu (7.9).

Baca Juga:   Operasi Pasar di Benhil Jual Daging Sapi Rp 75 Ribu Per Kilogram

Herman meminta agar pemerintah harus benar-benar memastikan pelaku impor. Herman mendesak agar pemerintah tidak memberikan izin impor kepada pelaku-pelaku usaha yang selama ini dengan bebasnya melakukan impor daging sapi dari negara lain seperti Australia.

Ia meminta agar pemerintah benar memastikan agar impor hanya dilakukan Bulog. Terlebih kebijakan ini digunakan  untuk menstabilkan harga daging di pasaran. Bukan hanya itu, Herman juga mendesak agar pemerintah segera memikikan pengembangan budidaya kerbau dalam negeri. Sebab, republik ini sangat mampu jika budidaya kerbau dibesarkan.

Kebijakan pemerintah yang menjadikan impor kerbau sebagai alat menekan harga daging sudah seharusnya juga pemerintah memikirkan peternakan kerbau dalam negeri. Sehingga harga daging akan jauh lebih murah, saat ini harga daging kerbau yang dapat dibeli konsumen di pasaran dengan harga Rp 65 ribu per kilogram. \

Impor Kerbau Tekan Harga Daging Sapi | Fisika Fikri | 4.5 | Tag: kerbau

Kirim Komentar

Berita Lainnya