Pengangguran AS Sebabkan Rupiah Makin Perkasa

Share:
sumber : ANTARA

sumber : ANTARA

Diposkan.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada pekan ini dipredikasi akan mengalami penguatan. Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan, meski secara tren penguatan rupiah terus menguat, aksi profit taking (ambil untung) di pasar keuangan menjadi faktor yang bakal mempengaruhi laju penguatan tersebut.

Pihaknya memprediksi, pergerakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 13.237 hingga Rp13.085. Namun dirinya mengingatkan jika asumsi tersebut tidak terpenuhi, maka  potensi pembalikan arah melemah akan terjadi.

Reza mengatakan, data penggangguran di AS berdampak positif bagi rupiah. Hal ini dikarenakan peningkatan jumlah pengangguran dibarengi oleh menurunnya tingkat produksi dan pemesanan barang di negara itu yang membuat dolar pun melemah.

Baca Juga:   Keuntungan Pokemon GO Melesat Saham Nintendo Anjlok

Reza juga menjelaskan, belum ada kejelasan lanjutan dari kebijakan bank sentral AS (The Fed) terkait kenaikan suku bunga yang tahun ini rencananya akan dilakukan bertahap. Mengingat, pada bulan ini The Fed akan mengelar rapat rutinnya.

“Tentu saja kondisi ini dimanfaatkan Rupiah untuk dapat bergerak positif. Dengan asumsi aksi beli masih terjadi, dan harga minyak yang masih berpeluang melanjutkan pergerakan positifnya maka laju rupiah pun akan terbantukan menguat,” tuturnya seperti yang dilansir dari viva.co.id.

Sebagai informasi, berdasarkan data perdagangan Reuters, rupiah ditutup Rp13.135 per dolar AS pada perdagangan Jumat 4 Maret 2016. Rupiah sempat menyentuh level terlemahnya level Rp13.170 dan terkuatnya di level Rp13.105 per dolar AS.

Pengangguran AS Sebabkan Rupiah Makin Perkasa | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya