Seorang Remaja Putus Sekolah Berjualan Narkoba Untuk Biayai Sekolah Adiknya

Share:

narkoba

Diposkan.com – Narkoba seolah menjadi perang untuk semua lini masyarakat, mulai dari pihak berwajib sampai dengan masyarakat sekalipun. Karena masyarakatlah yang lebih mengetahui seluk beluk lingkungan yang ada disekitarnya. Pastinya mereka juga tidak mau daerah mereka di katakana sebagai daerah rawan Narkoba.

Begitu juga yang dilakukan oleh masyarakat yang ada di Kawasan Muara Baru, berkat kerjasama yang komperhensif antara masyarakat dengan pihak kepolisian khususnya Babinkamtibmas membuat salah seorang remaja putus sekolah berinisial  AA (16) harus meringkup di balik jeruji besi penjara Polsek Muara Baru.

Awal kedok bisnis Narkoba yang melibatkan AA ini terungkap dari kegiatan sambang daerah yang rutin dilakukan Babinkamtibmas, dari situlah masyarakat melapor adanya bisnis Narkoba di daerah mereka.

“Pengungkapan berhasil kita lakukan‎ setelah ada anggota Babinkamtibmas kami yang melakukan kegiatan sambang rutin di kawasan permukiman Nelayan di Kalibaru dan mendapat informasi warga merasa khawatir dengan maraknya peredaran dan penjualan narkoba,”  Ujar Kapolsek Kawasan Kalibaru, Kompol Joko Agus Wulantoro.

Baca Juga:   Sanksi Pemecatan Siap Diberikan Kepada Anggota DPRD Yang Terbukti Mengkonsumsi Narkoba

Mendengar laporan tersebut, Babinkamtibmas melaporkan kejadian tersebut kepada Satuan Resrkrim dengan memeberikan ciri – ciri  pelaku, setelah melakukan penyelidikan akhirnya pada hari Sabtu (5/3), satuan Reserse Polsek Kalibaru menangkap AA dengan barang bukti  0,40 gram yang ditemukan di saku celananya. Pelaku mengaku hasil dari berjualan Narkoba tersebut digunakan pelaku untuk membiayai pendidikan adiknya.

Atas perbuatannya tersebut AA dijerat polisi dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun atau maksimal 20 tahun.

 

Seorang Remaja Putus Sekolah Berjualan Narkoba Untuk Biayai Sekolah Adiknya | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya