Bupati Banyuwangi Meminta Untuk Menindak Jika Ada Pelanggaran Terhadap Insiden KM Rafelia II

Share:

337 (1)

Diposkan.com – Setelah insiden kecelakaan yang terjadi pada kapal feri Rafelia II pada hari Jumat (4/3) di Selat Bali yang menyebabkan 4 orang korban yang hilang. Membuat Bupati Banyuwangi  Abdullah Azwar Anas meminta pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi untuk melakukan penyilidikan dan investigasi mengenai penyebab kapal tersebut bisa tenggelam,

Abdullah Azwar Anas menambahkan, diharapkan pada hari Sabtu (5/3) KNKT sudah bisa hadir di Banyuwangi untuk mengakhiri semua spekulasi penyebab kapal yang membawa banyak penumpang tersebut bisa tenggelam.

“Saya harap Sabtu (5/3) ini, KNKT sudah hadir Banyuwangi. KNKT kami harap segera lakukan penyelidikan dan investigasi penyebab kapal ini tenggelam. Hal ini, untuk segera menyudahi spekulasi sebab musababnya,” kata,Abdullah Azwar.

Menurut Abdullah Azwar Anas, mengenai jumlah korban yang tidak ada kepastian membuktikan bahwa terjadinya pelanggaran yang dilanggar oleh pihak pengelola. Anas juga meminta agar pihak – pihak terkait untuk segera menindak semua kelalaian yang menyebabkan insiden tersebut terjadi.

Baca Juga:   Luhut Binsar: Tidak Ada Kata Negoisasi Terhadap Terorisme

“Simpang siurnya kepastian jumlah korban implisit membuktikan aturan tentang tonase indikasi dilanggar. Untuk itu, kami minta aturan semacam ini lebih diperketat. Bukan hanya maksimum kapasitas saat di pelabuhan, namun jembatan timbang juga harus ambil sikap. Jangan sekedar ditilang, namun beri sanksi lain yang lebih tegas,”  Tambaj Abdullah Azwar Anas.

Insiden tersebut bermula dari Kapal Motor Rafelia yang 30 menit  berlayar dari pelabuhan Gilimanuk, mengalami kebocoran kapal yang menyebabkan kapal tersebut miring dan akhirnya tenggelam.

 

Bupati Banyuwangi Meminta Untuk Menindak Jika Ada Pelanggaran Terhadap Insiden KM Rafelia II | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya