Pernyataan Rektor UIN Alauddin Makassar Mengenai Skripsi Yang Dibuang

Share:

097451100_1456896748-1 (1)

Diposkan.com – Kemarin sempat beredar foto yang diunggah netizen terkait pembuangan karya tulis akhir yang biasa disebut skripsi di Makasar. Setelah ditelisik secara mendalam, ternyata kasus tersebut terjadi di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Bahkan tersiar kabar skripsi tersebut akan dibuang dan dibakar. Tetapi pihak Universitas angkat bicara masalah ini.

Pihak kampus membantah kabar yang beredar di media sosial tersebut, pihak kampus memberi pernyataan bahwa semua skripsi tidak dibuang dan menurut Rektor UIN Alauddin Makassar Musafir Pababbari mengatakan semua data sudah disimpan secara digital.

“Semua skripsi tidak ada yang dibuang, semuanya tersimpan digudang dan semuanya sudah digital,” Ujar Musafir.

Dan terlihat didalam foto yang beredar di social media, semua berkas skripsi dalam keadaan rusak. Dan rektor Universitas Islam Negeri Alauddin mengatakan hal itu terjadi karena semua berkas dijatuhkan dari lantai 3, menurutnya hal tersebut adalah untuk efisiensi waktu dan SDM. Karena memang tidak mungkin jika semua skripsi diangkat satu persatu. Tetapi menurut Musafir Pababbari semua data skripsi sudah diselamatkan.

Baca Juga:   Cak Imin : Pimpinan F-PKB Yang Baru Harus Lebih Cerdas, Kreatif dan Solutif

“Tapi semuanya sudah diselamatkan,” Tambah Musafir.

Dan dalam akun media social tersebut sudah dijelaskan bahwa hal tersebut dilakukan karena adanya proses penyiangan (weeding) karena bertambahnya koleksi yang ada disana. Tetapi bukan hanya skripsi saja yang dilakukan penyiangan, tetapi juga terdapat karya tulis, surat kabar dan lain – lain.

Pernyataan Rektor UIN Alauddin Makassar Mengenai Skripsi Yang Dibuang | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya