Penetapan Tersangka Pada Kasus UPS Dinas Pendidikan DKI Jakarta

Share:

lt5631f065a87a1

Diposkan.comKasus dugaan korupsi yang melibatkan Alex Usman,  Mantan Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat akhirnya diputus oleh Pengadilan Tipikor Di Jakarta Pada Kemarin. Alex Usman dituntut pidana  7 tahun dan denda Rp500 juta subsidaire 6 bulan kurungan. Alex Usman secara terbukti melakukan korupsi atas kasus Uninterruptible Power Supply (UPS)  di suku Dinas Pendidikan Menengah di Jakarta Barat, APBD Perubahan tahun 2014.

“Menuntut Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi memutuskan, menyatakan terdakwa Alex Usman terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primer” Ujar Jaksa Tasjrifin Halim.

Alex Diancam dengan   Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga:   Perkembangan Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Terbilang Cepat

Kasus ini bergulir semenjak Gubernur Basuki Tjahaja Purnama mencium ketidak beresan dalam proyek pengadaan UPS tersebut. Bahkan Basuki Tjahaja Purnama sempat bersitegang dengan Ketua DPR Jakarta, Abraham Lunggana atas kasus ini.

Selain Alex Usman, sudah banyak yang sudah ditetapkan menjadi tersangka. Antara lain Zaenal Soleman yang pada saat itu menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat. Dan ada 2 tersangka lagi dari mantan Anggota DPRD yang menjabat pada saat itu yaitu Muhammad Firmansyah dari Fraksi Partai Demokrat dan Fahmi Zulfikar dari Fraksi Partai Hanura.

 

 

Penetapan Tersangka Pada Kasus UPS Dinas Pendidikan DKI Jakarta | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya