Jasad Bocah Penganiayaan di Sorong Diarak Massa Dengan Rusuh

Share:
Jasad Bocah Penganiayaan di Sorong Diarak Massa Dengan Rusuh

Jasad Bocah Penganiayaan di Sorong Diarak Massa Dengan Rusuh

Kamis (4/2) ratusan warga mengarak jenazah Herman Semunya yaitu korban pembunuhan menuju Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat.

Herman adalah murid kelas II SMP yang tewas dianiaya oleh orang tak dikenal. Ketika mengarak Herman awalnya semua berjalan dengan aman namun sebelum tiba-tiba warga berubah menjadi beringas ketika melintas di depan Markas Polresta Sorong.

Karena hal ini kerusuhan menjadi pecah sehingga membuat situasi di Kota Sorong semakin mencekam. Banyak polisi yang bertahan dari serangan warga, polisi akhirnya melepaskan tembakan peringatan dan peluru gas air mata.

Sementara sejumlah toko yang berdekatan dengan Mapolresta Sorong menjadi sasaran amuk massa yaitu mereka melemparkan batu ke toko-toko tersebut. melihat situasi yang semakin tak terkendali maka membuat polisi menerjunkan kendaraan water canon. Sedangkan warga yang tepergok membawa senjata langsung ditangkap oleh petugas.

Baca Juga:   Rencana Penyetaraan Status BNN Dengan Menteri Di Kabinet

Karena peristiwa ini akhirnya ratusan toko di Kotoa Sorong ditutup dan puluhan aparat keamanan dari Brimob dan polisi setempat yang dibantu TNI kini mengamankan sejumlah titik yang dianggap rawan.

Sebelumnya, Rabu malam ada puluhan warga di Kompleks Pertokoan Yohan menyerang aparat Brimob dan polisi yang ingin membuka blokade di Jalan Ahmad Yani.

Warga sangat emosi karena Herman dianiaya di Kompleks Surya oleh orang tak dikenal.

Jasad Bocah Penganiayaan di Sorong Diarak Massa Dengan Rusuh | Riko Yudiansa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya