Randi Purba Bocah Yang Dirantai Kakeknya Akan Bersekolah Lagi

Share:

camat-medan-perjuangan-dedi-jp-harahap_20160304_144739

Diposkan.com – Randi Purba seorang bocah yang dirantai selama seminggu, oleh kakeknya diusahakan untuk dapat bersekolah lagi.

“Mengenai pengakuan kakeknya bahwa anak ini nakal dan tak mau bersekolah belum tentu itu benar. Kita juga harus mencari tahu bagaimana cerita persisnya. Jadi, akan diupayakan supaya Randi bisa sekolah lagi,” kata Camat Medan Perjuangan, Dedi Jaminsyah Harahap, ditemui di kantornya, Jumat (4/3/2016) dilansir dari metrotvnews.

Dedi mengaku akan berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut dan Polsek Medan Timur agar Randi dan adik-adiknya diasuh oleh orang yang bertanggung jawab. Apalagi kediaman Randi di Jalan Gurilla Gang Mustika Nomor 33 Medan sangat tak layak untuk ditempati.

Diketahui bahwa rumah yang menjadi tempat tinggal Randi sangat memprihatinkan. Ukuran rumah itu berkisar 3×3 meter. Tak ada kamar mandi dan kamar tidur. Bahkan rumah itu dipenuhi sampah yang menjadi alas bagi Randi dan keluarganya tidur

Baca Juga:   La Nyalla Bepergian Ke Singapura, Jampidsus Akan Terus Pantau La Nyalla

“Untuk mengecek mental Randi, kami akan mengecek kediamannya. Bagaimana sebenarnya status keluarga dia. Karena anak ini tidak diasuh orangtuanya. Mana mungkin orang sudah uzur mengurus anak-anak. Apalagi orangtuanya tidak pernah mengirim uang,” kata Dedi.

Kejadian tersebut terungkap setelah Randi Purba ditemukan tengah berjalan dengan posisi kaki terikat rantai di Jalan H.M. Yamin. Dia kemudian dibawa petugas ke Mapolsek Medan Timur.

Maniur Lumbangaol yang merupakan opung Randi diamankan petugas Polsek Medan Timur. Kakek berusia 79 tahun itu mengakui bahwa dia yang merantai kaki Randi lantaran kesal Randi sering bermain layang-layang dan berselancar internet.

Randi Purba Bocah Yang Dirantai Kakeknya Akan Bersekolah Lagi | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya