Pengembangan Bioplastik Murni Dari Limbah Sawit

Share:
Tempat penampungan sementara kelapa sawit Bram Itam, Tanjung Jabung Barat, Jambi

Tempat penampungan sementara kelapa sawit Bram Itam, Tanjung Jabung Barat, Jambi

Diposkan.com – Limbah sawit dimanfaatkan oleh Peneliti pada Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk diubah menjadi bioplastik murni yang mudah terdegradasi secara biologis.

Pemanfaatan bioplastik “biobased” yang karbonnya terbuat dari bahan terbarukan seperti gula, pati atau minyak nabati ini, telah banyak digunakan di Eropa terutama untuk keperluan media seperti tempat obat

“Bioplastik dengan biobased ini merupakan bioplastik murni yang 100 persen dibuat dari bagian tanaman atau biomassa. Yang kami kembangkan saat ini berasal dari tandan kosong kelapa sawit,” kata Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI Agus Haryono di Jakarta, Kamis (3/3) seperti dilansir oleh Antaranews.com.

Pengembangan pastik ini, memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit yang telah melewati proses fermentasi dan menghasilkan poliasam laktat (PLA). Dan polimerisasi baru dilakukan setelah pemurnian asam laktat dilakukan mikroba.

Baca Juga:   Berbagai Asumsi Penyebab Tentang Jatuhnya Pesawat TNI AU di Malang

Meskipun bioplastik dari PLA ini lebih getas dan kaku, namun apabila dikombinasikan dengan plasticizer dari alam maka bioplastik akan menjadi lebih lembut.

Harga untuk bioplastik dari PLA ini lebih mahal delapan kali lipat dari harga plastik biasa. Namun, harga tersebut dapat diminimalkan apabila diproduksi pada skala yang lebih besar.

 

Pengembangan Bioplastik Murni Dari Limbah Sawit | Metanisa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya