RUU Perlindungan Nelayan Siap Dibahas di Rapat Paripurna DPR

Share:
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Diposkan.com – RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam telah siap untuk dibahas di tingkat selanjutnya dalam rapat paripurna DPR. Hal itu dikarenakan seluruh raksi telah menyetujui persoalan dengan salah satu pasal telah selesai.

Sebelumnya, terjadi permasalahan yang berkaitan dengan pasal 77 dalam RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam yang di dalam draf awal berbunyi, Semua kebijakan yang bertentangan dengan upaya Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam berdasarkan Undang-Undang ini dinyatakan tidak berlaku.

Menteri Susi menegaskan bahwa pasal 77 tidak diperlukan lagi karena isi dari pasal 77 telah tercakup di dalam pasal 76, yang dalam draf berbunyi, pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, semua ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-Undang ini.

“Kalau buat UU tidak boleh ada redundant (perulangan) dijadikan pasal,”ujarnya seperti dilansir oleh Metrotvnews.com.

Karena ketidaksetujuan tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron menetapkan untuk lobi. Hasil lobi yang diperoleh adalah tetap untuk memasukkan isi pasal 77 tetapi tidak didalam ketentuan penutup, tetapi dimasukkan dalam ayat dalam pasal 11, sehingga pasal 11 diubah menjadi terdiri atas dua ayat.

RUU Perlindungan Nelayan Siap Dibahas di Rapat Paripurna DPR | Metanisa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya