OJK Laporkan Dana Repatriasi Mencapai Rp 105 T

Share:

diposkan-ojk2

Diposkan.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, total dana repatriasi dari program pengampunan pajak atau tax amnesty yang sudah ditampung oleh bank-bank yang ditunjuk sebagai bank persepsi mencapai Rp 105 triliun per 27 Januari 2017.

Namun angka itu masih di bawah total komitmen dana repatriasi sebesar Rp 140 triliun. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, sebagian besar dana repatriasi masuk ke dana pihak ketiga (DPK) perbankan, antara lain seperti tabungan, giro, maupun deposito dengan persentase mencapai 71 persen.

“Total dana repatriasi di (bank) gateway sebesar Rp 105 triliun, sebagian besar ditempatkan di DPK, sekitar 70,94 persen itu dibulatkan jadi 71 persen, nilainya Rp 74,8 triliun,” kata Muliaman usai rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Jumat (3/2) yang dilansir melalui Kompas.com.

OJK mengharapkan penempatan dana repatriasi disalurkan secara merata dan luas. Sehinggan dampak positif dana repatriasi amnesti pajak dapat dirasakan oleh sektor-sektor lainnya. Muliaman menambahkan, saat ini penyaluran dana repatriasi sudah mencapai ke sektor non keuangan 9 persen, ke asuransi 1 persen, bursa saham 6 persen, ke manajer investasi 2 persen, dan ke sektor lainnya di luar itu 11 persen.

Baca Juga:   600 Ton Jeruk Ilegal dari China Gagal Masuk Indonesia

Muliaman pun mengungkapkan, saat ini kondisi likuiditas perbankan masih memadai. Akan tetapi, ia berharap program pengampunan dapat terus mendorong perbaikan likuiditas perbankan, sehingga ruang penyaluran kredit perbankan menjadi semakin lebar.

“Perbaikan likuiditas ini mendukung kita meyakini bahwa pertumbuhan kredit tahun ini sesuai perkiraan kita yang lebh baik dari sebelumnya. Perkiraan kita kredit (tumbuh) 9 sampai 11 persen,” ungkap Muliaman.

OJK Laporkan Dana Repatriasi Mencapai Rp 105 T | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya