Langkah – Langkah Pemerintah Saat Pelemahan Ekonomi Global

Share:

darmin-nasution

Diposkan.com – Pelemahan ekonomi negara maju seperti Amerika, Cina dan negara di benua Eropa juga termasuk Indonesia. Pelemahan Cina yang menjadi negara penyerap komoditas terbesar Indonesia pun membuat arus perdagangan ke Cina cukup terhambat.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, dengan pelemahan global, pemerintah terus berupaya untuk keluar dari perlembatan ekonomi global dengan nemempuh berbagai jalan. Hal ini dilakukan agar Indonesia tidak ikut terbawa dengan perkembangan global sehingga perekonomian Indonesia juga tidak ikut melambat.

“Krisis telah masuk ke Uni Eropa, dan sekarang mulai masuk ke negara-negara emerging. Kita harus berupaya jangan ketularan,” ujar Darmin saat membuka diskusi ‘Harmonisasi Kebijakan Fiskal dan Moneter’ di Menara BTN, Rabu (2/3) seperti yang dilansir dari republika.co.id.

Darmin memaparkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai membaik di kuartal III dan IV di 2015, yang sebelumnya melambat di dua kuartal semester awal. Pertumbuhan ini membuat pertumbuhan ekonomi (PE) di angka 4,79 persen di 2015. PE ini pun ingin ditingkatkan agar di akhir 2016 bisa mencapai 5,4 persen.

Untuk mencapai angka tersebut, pemerintah secara kovensional mengundang investor untuk mau berinvestasi di Indonesia demi membangun sejumlah infrastruktur di sejumlah pelosok daerah. Investasi ini pun bukan dalam jangka waktu pendek, tapi para investor diminta membantu untuk jangka waktu cukup panjang sehingga mereka diharap tidak terpengaruh dengan situasi perekonomian global yang lagi seret.

Baca Juga:   Percepat Pembangunan Infrastruktur, BI Dorong Pemda Terbitkan Obligasi

Melalui konsep pubic privat partnership (PPP), saat ini Indonesia bisa membangun pembangkit listrik yang sebelumnya sulit untuk dibangun. Hingga dengan mendatangkan investor untuk melakukan investasi berjangka waktu panjang, pemerintah juga melakukan deregulasi besar-besaran.

Salah satunya dengan mengeluarkan paket kebijakan pertama hingga terakhir di angka 10, pemerintah mencoba untuk mendorong berbagai pola dalam meningkatkan perekonomian industri dan masyarakat mulai dari pembangunan sejumlah kawasan industri, kawasan pariwisata, dan pusat logistik berikat. Bukan hanya itu, pemerintah juga memaksimalkan belanja negara sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan angka inflasi.
Darmin juga menilai kolaborasi antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan otoritas jasa keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) makin baik. Sehingga dalam beberapa mingu terakhir langkah-langkah yang diambil bersama mampu mendorong bunga lebih rendah.

Langkah – Langkah Pemerintah Saat Pelemahan Ekonomi Global | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya