Joko Widodo Ingatkan Masalah Penyebaran Berita Bohong

Share:

joko-widodo-ingatkan-masalah-penyebaran-berita-bohong

Diposkan.com – Saat ini perseberan berita di era teknologi seperti ini sangatlah mudah, karena memang dalam setiap masa hal tersebut pasti akan tubuh. Hal tersebut juga yang menjadi penekanan untuk presiden Jokowi, karena memang terdapat suatu hal yang bergeser pada saat ini.

Evaluasi yang jelas harus dilakukan oleh pihak penegak hukum untuk bisa menindak tegas para penyebar berita palsu tersebut. Dirinya juga mengatakan bahwa sampai saatini masih banyak berita yang mengandung judul provokatif dan mengandung fitnah.

“Penegakan hukum harus tegas dan keras untuk hal ini. Dan kita harus evaluasi media-media online yang memproduksi berita-berita bohong tanpa sumber yang jelas, dengan judul yang provokatif dan mengandung fitnah,”  Ujar Joko Widodo yang dilansir oleh republika.co.id.

Baca Juga:   Joko Widodo Akan Lanjutkan Kasus Munir

Menurut data yang didapat oleh presiden Joko Widodo mengatakan bahwa saat ini terdapat 132 juta pengguna internet yang aktif, hal itu ditambah lagi dengan sebanyak 129 juta mempunyai akun social media.

“Teknologi informasi berkembang dengan sangat luar biasa dan kita mendapatkan data bahwa di Indonesia sekarang ada 132 (juta) pengguna internet yang aktif atau sekitar 52 persen dari jumlah penduduk yang ada. Dari jumlah pengguna internet tersebut ada sekitar 129 juta yang memiliki akun media sosial yang aktif,” Terusnya.

 

Joko Widodo Ingatkan Masalah Penyebaran Berita Bohong | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya