Menprin Dorong Industri Transaksi Pakai Rupiah

Share:

mata-uang-rupiah

Diposkan.com – Menteri Perindustrian, Saleh Husin menyatakan dukungannya agar transaksi di sektor industri untuk  menggunakan rupiah dalam setiap transaksi di wilayah NKRI. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Meskipun saat ini menurut Saleh, masih ada sejumlah industri yang mengajukan penangguhan penggunaan rupiah. Hal ini terkait dengan kesiapan sistem pembukuan industri yang memerlukan pembaruan dari sistem sebelumnya yang menggunakan dolar AS.

“Terdapat beberapa industri yang memerlukan waktu untuk penyesuaian transaksi dalam mata uang rupiah seperti industri makanan minuman yang bahan baku masih impor. Begitu juga dengan industri otomotif,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (2/3) seperti yang dilansir dari liputan6.com.

Saleh juga meminta adanya aturan khusus  untuk industri-industri yang berada di kawasan berikat, terutama industri yang menerapkan pola bisnis maklon yaitu proses produksi suatu barang pesanan. Misalnya dari pemilik merk di luar negeri, yang proses pengerjaan dilakukan oleh industri di Indonesia.

Baca Juga:   Sri Mulyani Punya Cara Bangun Jalan Tol Tanpa APBN

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan dari hasil review BI, pada 2015, transaksi yang menggunakan valuta asing masih cukup banyak sebesar US$ 7 miliar per bulan. Namun, saat ini sudah turun menjadi US$ 4 miliar per bulan.

Sehingga Agus meminta adanya koordinasi dan kerjasama dengan pihak Kementerian Perindustrian dalam menjalankan aturan BI sesuai Undang-undang semakin tertib. Sehingga, dapat mempercepat upaya mewujudkan kedaulatan rupiah di wilayah Indonesia dan mendukung tercapainya kestabilan nilai tukar rupiah.

Sekedar informasi, kewajiban penggunaan rupiah diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Peraturan Bank Indonesia Nomor 17 Tahun 2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) Nomor 11/DKSP/2015 perihal Kewajiban Pengunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menprin Dorong Industri Transaksi Pakai Rupiah | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya